Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Otoritas Kanada Gagalkan Serangan Teror Bom Al Qaeda

Aparat penegak hukum Kanada, berhasil menggagalkan rencana serangan teror terhadap fasilitas kereta di kota Toronto

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, OTTAWA - Aparat penegak hukum Kanada, berhasil menggagalkan rencana serangan teror terhadap fasilitas kereta di kota Toronto, dan menangkap dua orang pelakunya yang diduga anggota organisasi teror internasional, Al Qaeda.

Chiheb Esseghaier, 30, dan Raed Jaser, 35, diduga merencanakan serangan terhadap kereta penumpang Via Rail. Seperti diungkapkan oleh Royal Canadian Mounted Police (RCMP), dalam sebuah jumpa pers, dikutip dari Asiaone.com, Selasa (23/4/2013).

Keduanya didakwa bersekongkol untuk melakukan kejahatan dan bekerja sama dengan kelompok teroris untuk melakukan pembunuhan.

Asisten Komisaris RCMP James Malizia mengatakan, bahwa tersangka menerima bantuan dari kelompok Al Qaeda yang berada di Iran. "Kami tidak memiliki indikasi bahwa serangan ini disponsori oleh pemerintah negara Iran," katanya.

Ketika diminta membeberkan bentuk dukungan al Qaeda terhadap dua pelaku, James mengatakan, berupa 'arah dan bimbingan'.

Menurutnya kedua terdakwa yang berjenis kelami laki-laki, berkewarganegaraan asing, namun menolak mengungkapkan kewarganegaraan mereka. Seorang dari mereka diketahui tinggal di Montreal selama beberapa tahun.

Kepala RCMP, Inspektur Jennifer Strachan mengatakan keduanya telah diintai oleh aparat penegak hukum sejak Agustus tahun lalu, dan berencana untuk membuat sebuah kereta penumpang tergelincir di wilayah Toronto. Namun ia tidak membeberkan rute kereta tersebut.

Penangkapan mereka terjadi selang satu minggu setelah kota Boston, Amerika Serikat (AS), diguncang ledakan bom kembar, menewaskan tiga orang dan melukai sekitar 180 orang. (channelnewsasia.com)

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas