Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Orangtua Tsarnaev Bersaudara Setuju Bantu Aparat Penegak Hukum

Anzor akan terbang bersama dengan istrinya, Zubeidat, dari kampung halaman mereka

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, BOSTON--Ayah dari terduga pelaku bom Maraton Boston, Anzor Tsarnaev, akan terbang dari Rusia menuju Amerika Serikat (AS), untuk membantu proses penyelidikan aparat penegak hukum.

Anzor akan terbang bersama dengan istrinya, Zubeidat, dari kampung halaman mereka, kota
Makhachkala, Dagestan, Rusia, di hari Kamis (25/4/2013), waktu setempat.

Walau demikian pihak berwenang AS, belum mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut.

Kepergian mereka terjadi setelah, keduanya, sepakat membantu pihak berwenang, untuk menuntaskan penyelidikan kasus bom Maraton Boston, yang menyeret kedua anak mereka.

Sejumlah agen Biro Investigasi Federal AS (FBI), telah terbang terlebih dahulu ke Makhachkala dari hari Rabu, untuk mewawancarai keduanya bersama dengan Dinas Keamanan Federal Rusia.

Dalam kesempatan itu, keduanya kembali menegaskan tidak percaya kedua anaknya terlibat dalam teror bom tersebut. Zubeidat mengatakan, dia meyakini anak-anaknya telah dijebak, karena mereka seorang muslim.

Anzor dan Zubeidat, pindah ke Dagestan dari AS. Keluarga mereka berasal dari republik Rusia Chechnya, dimana mereka melarikan diri ketika perang berkecamuk di negara mereka pada tahun 1990-an. (cnn)

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas