Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Pelaku serangan internet ditangkap

Polisi Spanyol menangkap seorang lelaki Belanda yang diduga sebagai pelaku penyerangan internet terbesar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Polisi Spanyol menangkap seorang lelaki Belanda yang diduga sebagai pelaku penyerangan internet terbesar.

Pria berusia 35 tahun tersebut ditahan di Barcelona menyusul sebuah permintaan dari jaksa publik Belanda.

Dia dituduh menyerang banyak situs dengan membombardir anti -surat sampah situs Spamhaus dengan data dalam jumlah besar dalam upaya untuk mematikan situs atau offline.

Serangan itu juga memperlambat alur data melalui jaringan terkait terdekat dan menyebabkan penyelidikan besar kepolisian.

Lelaki yang ditangkap itu diyakini bernama Sven Kamphuis, pemilik dan manajer perusahaan internet Cyberbunker yang sebelumnya telah dinyatakan terlibat dalam serangan.

Dalam sebuah pernyataan, kejaksaan Belanda mengatakan pria Belanda yang hanya diidentifikasi dengan inisial ''SK'' tersebut akan segera dideportasi ke Belanda. Pengungkapan kasus ini juga melibatkan otoritas Inggris dan Amerika.

Serangan DDos

"Spamhaus merasa senang dengan kabar bahwa ada orang yang ditangkap dan berterimakasih kepada polisi Belanda atas sumber daya yang mereka kerahkan untuk membuat ini terjadi dan atas kerjasama bersama kami,'' kata seorang juru bicara Spamhaus.

Rekomendasi Untuk Anda

Server Spamhaus diserang dengan banyak data melalui sebuah teknik yang dikenal dengan istilah serangan Distributed Denial of Service (DDoS). Upaya ini untuk memenuhi server situs dengan mengirim permintaan data lebih banyak dari yang bisa ditangani.

Serangan DDos biasa mencapai sekitar 50 gigabit setiap detik atau gbps. Dalam puncak serangan ke Spamhaus mencapai 300 gbps.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas