Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
BBC

Dugaan kaitan polusi udara dengan insulin

Anak-anak yang terkena polusi udara akan menghadapi risiko peningkatan resistensi insulin, yang bisa mengarah pada diabetes ketika dewasa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Polusi udara

Masih diperlukan penelitian lanjut untuk memastikan kaitan polusi dan resistensi insulin.

Anak-anak yang terkena polusi udara akan menghadapi risiko peningkatan resistensi insulin, yang bisa mengarah ke diabetes ketika dewasa.

Sebuah penelitian yang diterbitkan jurnal ilimah Diabetologia menyebutkan anak-anak yang tinggal di dekat jalan raya utama meningkat risikonya sebesar 7% per 500m.

Penelitian yang dilakukan oleh Pusat Riset Jerman untuk Kesehatan Lingkungan di Neuherberg ini didasarkan pada kondisi 397 responden anak-anak berusia 10 tahun.

Udara yang kotor merupakan penghasil oksidasi yang bisa mempengaruhi kadar lipid dan protein di dalam darah.

Anak-anak yang menjadi responden dalam penelitian diambil contoh darahnya dan juga diukur kadar glukosa serta insulin.

Tingkat paparan yang mereka terima terhadap polusi udara dihitung berdasarkan angka polusi udara dalam periode 2008-2009 di kawasan tempat tinggal mereka sejak lahir.

Penelitian kemudian disesuaikan lagi dengan memasukkan faktor-faktor lain, seperti berat badan saat lahir, indeks masa tubuh BMI, dan juga paparan terhadap asap rokok di dalam rumah.

Ditanggapi dengan hati-hati

Rekomendasi Untuk Anda

Hasilnya memperlihatkan bahwa resistansi insulin lebih tinggi di kalangan anak-anak yang terkena polusi udara lebih tinggi, yang antara lain mengandung nitrogen dioksida.

Dampak polusi udara atas meningkatnya resistensi insulin ditemukan lebih besar di kalangan anak-anak dengan BMI yang lebih tinggi.

Elisabeth Thiering dan Joachin Heinrich, yang memimpin penelitian, mengatakan kaitan antara polusi udara dan resistensi insulin ini bisa dijelaskan secara ilmiah.

"Walau tingkat racun antar udara yang tercemar berbeda, semuanya dipertimbangkan sebagai penghasil oksidasi yang berdampak secara langsung atas lipid dan protein, termasuk secara tidak langsung melalui pengaktifan jalur oksidan antar sel," jelas Dr Heinrich.

Bagaimana pun sejumlah ilmuwan memperingatkan hasil penelitian ini harus ditanggapi dengan hati-hati.

"Seperti yang diungkappan penulis laporan, pengukuran atas tingkat darah insulin dan estimasi atas kadar pencemaran udara tidak dilakukan pada waktu yang sama," tutur Profesor Jon Avres, peneliti kesehatan pernafasan di Universitas Birmingham, Inggris.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas