Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
BBC

FBI tembak mati tersangka konspirasi bom Boston

Biro Penyelidik Federal Amerika mengatakan salah seorang agen menembak mati seorang pria yang diperiksa terkait pengeboman di Boston bulan lalu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Biro Penyelidik Federal Amerika (FBI) mengatakan salah seorang agen mereka menembak mati seorang pria yang diperiksa terkait pengeboman di Boston bulan lalu.

FBI mengatakan penembakan terjadi Rabu (22/05) pagi waktu setempat di Orlando, Florida.

Pria yang ditembak disebut bernama Ibragim Todashev. Ia diperiksa beberapa agen namun menjadi kasar perilakunya dan ditembak.

Sejumlah laporan media menyebutkan Todashev adalah rekan Tamerlan Tsarnaev, tersangka pengeboman Boston yang tewas dalam tembak menembak dengan polisi.

Juru bicara FBI, Paul Bresson, mengatakan dalam satu pernyataan bahwa agen bertindak karena terancam dan menembak tersangka.

Todashev tewas dan agen FBI diangkut ke rumah sakit karena luka-luka yang disebutkan tidak membahayakan jiwanya.

Proses pengadilan

Ibragim Todashev

FBI mengatakan agen menembak Ibragim Todashev karena merasa terancam.

Penembakan terjadi di kompleks apartemen Orlando tempat beberapa orang asal Chechnya tinggal.

Rekomendasi Untuk Anda

Tim FBI dikirimkan dari Washington untuk mengkaji penembakan itu, prosedur standar yang dilakukan bila terjadi insiden seperti itu.

Adik tersangka pengeboman Boston, Tamerlan Tsarnaev, Dzokhar, tengah dalam proses untuk diadili dengan dakwaan melakukan penyerangan dalam Maraton Boston.

Tamerlan masuk dalam daftar Amerika sebagai tersangka yang berpotensi melakukan tindak terorisme.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas