Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Rencana perundingan langsung AS-Taliban

Pemerintah Amerika Serikat mengatakan akan memulai perundingan damai langsung dengan Taliban dalam beberapa hari ke depan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Taliban

Amerika Serikat tidak mengharapkan perundingan akan segera membawa hasil.

Pemerintah Amerika Serikat mengatakan akan memulai perundingan damai secara langsung dengan Taliban dalam beberapa hari ke depan.

Pejabat Gedung Putih mengatakan perundingan akan berlangsung Qatar, yang sekaligus menjadi tempat bagi kantor Taliban untuk perundingan dengan negara-negara lain.

Wartawan BBC di Washington, Paul Adams, melaporkan para pejabat Amerikat Serikat tidak mengharapkan perundingan damai tersebut akan segera membuahkan hasil.

Pertemuan ini dilihat sebagai sebuah perkembangan yang penting namun membutuhkan kehati-hatian.

Salah seorang pejabat tinggi di Washington mengatakan bahwa proses untuk menuju rekonsiliasi di Afghanistan akan rumit, panjang, dan sulit serta tanpa jaminan akan membuahkan hasil.

Perwakilan pemerintah Afghanistan juga akan hadir dalam pertemuan, yang rencananya akan didahului dengan pernyataan Taliban bahwa mereka menentang penggunaan tanah Afghanistan untuk menyerang negara lain dan akan mendukung proses perdamaian.

Taliban

Taliban masih belum bersedia bertemu pemerintah Afghanistan pimpinan Hamid Karzai.

Pada akhir proses perundingan diharapkan Taliban akan memutuskan semua hubungan dengan al-Qaida, mengakhiri kekerasan dan menerima konstitusi Afghanistan, termasuk perlindungan atas perempian dan kelompok-kelompok minoritas.

Kantor Taliban

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu dalam pernyataan tentang pembukaan kantornya di Qatar, Selasa 18 Juni, Taliban mengatakan bahwa tujuan utama dari kantor itu adalah untuk bertemu dengan orang Afghanistan dan belum menyebut pemerintah Afghanistan.

Taliban hingga secara resmi masih menolak untuk bertemu dengan Presiden Afghanistan, Hamid Karzai, maupun pemerintahannya karena menuduh mereka sebagai boneka Amerika Serikat.

Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa tujuan lainnya adalah untuk menjalin hubungan dengan negara-negara lain, termasuk PBB, badan-badan internasional dan kawasan serta lembaga nonpemerintah.

Taliban sudah memiliki perwakilan di Qatar selama lebih dari setahun, setelah pindah dari Pakistan dengan persetujuan pihak berwenang Pakistan, seperti dilaporkan wartawan BBC, Darwood Azami.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas