Soal Nuklir, Obama Bujuk Rezim Baru Iran
Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama akan mencoba membahas program nuklir Iran, dengan rezim baru yang dipimpin oleh Presiden, Hassan Rohani.
Editor:
Sanusi
TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama akan mencoba membahas program nuklir Iran, dengan rezim baru yang dipimpin oleh Presiden, Hassan Rohani.
"Selama ada pemahaman tentang dasar pembicaraan, maka saya pikir tidak ada alasan mengapa kita tidak harus melanjutkan," kata Obama seperti dilansir Tribunnewns dari Thestarmalaysia.com, Selasa (18/6/2013).
Obama merespon positif kemenangan Hassan Rohani dalam pemihan umum Iran pada akhir pekan lalu. "Menurut saya rakyat Iran ingin bergerak ke arah yang berbeda," kata Obama.
"Masyarakat Iran menolak kelompok garis keras dan para ulama di pemilu," ujarnya.
Walau demikian, Obama mengaku ingin berpikir realistis, karena pemimpin Iran, masih Ayatollah Ali Khamenei, yang secara terus terang bersikap bermusuhan terhadap AS.
"Saya berpikir bahwa ada kemungkinan mereka memutuskan untuk membawa kita pada tawaran untuk terlibat dalam cara yang substantif yang lebih serius," katanya.