Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dikabarkan Bawa Edward Snowden, Pesawat Presiden Bolivia Dipaksa Mendarat

Pesawat Presiden Bolivia, Evo Morales, dipaksa melakukan pendaratan di Wina

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM, MOSCOW - Gara-gara menyatakan akan mempertimbangkan permohonan ekstradisi, Edward Snowden, buronan intelijen Amerika Serikat (AS), pesawat Presiden Bolivia, Evo Morales, dipaksa melakukan pendaratan di Wina, Austraia.

Sebelum insiden itu terjadi Morales mengatakan negaranya akan mempertimbangkan permintaan suaka politik Snowden, jika ia memintanya.

Menteri Luar Negeri Bolivia, David Choquehuanca pesawat Morales, ditolak melewati wilayah udara, Prancis, Italia, dan Portugal, lantaran diduga mengangkut Snowden.

"Presiden terpaksa mendarat di Wina," katanya seperti dikutip dari Asiaone.com, Rabu (3/7/2013).

Menurutnya, insiden itu telah mengancam nyawa
Morales. "Ada desas-desus tak berdasar bahwa Tuan Snowden mungkin berada di dalam pesawat," katanya.

Pihaknya aku David, belum mengetahui pihak yang menybarkan desas-desus tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Austria, Alexander Schallenberg mengkonfirmasikan insiden itu. Ia mengatakan setelah pihak berwenang memeriksa pesawat Morales, tidak ditemukan Snowden di dalamnya.

"Presiden Morales akan meninggalkan Austria pada Rabu pagi menuju La Paz, Bolivia," ucapnya.

Ketika ditanya, apa alasan pengalihan rute Morales, Alexander mengaku tidak mengetahuinya. (asiaone.com)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas