Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Napi Kabur karena Sakit Gigi, Lalu Menyerahkan Diri

Seorang narapidana Swedia erhasil kabur dari penjara, tetapi akhirnya menyerahkan diri kembali ke polisi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi

Tribunnews.com, STOCKHOLM — Biasanya, jika seorang narapidana berhasil lolos dari sebuah lembaga pemasyarakatan, dia akan kabur sejauh-jauhnya atau sembunyi menghindari kejaran polisi.

Namun, seorang narapidana Swedia tidak demikian. Dia berhasil kabur dari penjara, tetapi akhirnya menyerahkan diri kembali ke polisi. Mengapa demikian?

Akhir bulan lalu, seorang narapidana berusia 51 tahun merasakan sakit gigi yang luar biasa. Napi ini seharusnya akan bebas dalam dua hari.

Namun, akibat tak tahan merasakan "ngilu" di giginya, sang napi nekat kabur dari lembaga pemasyarakatan berpenjagaan minimum Ostragard di kota Vanersborg hanya untuk mendatangi dokter gigi.

Setelah menemui dokter gigi dan giginya yang sakit dicabut, narapidana ini kemudian mendatangi kantor polisi dan menyerahkan diri. Polisi kemudian mengantarkan narapidana nakal itu kembali ke LP Ostragard.

Pria itu, seperti dikutip harian Dagens Nyheter, sudah mengeluhkan soal sakit giginya ini ke pengelola penjara selama empat hari terakhir. Akhirnya, karena tak tahan, dia memutuskan untuk kabur.

Lalu bagaimana dengan masa tahanannya? Pria ini seharusnya menjalani masa kurungan selama satu bulan. Nah, akibat tingkahnya ini, pihak pengelola penjara terpaksa menambah masa hukumannya selama... satu hari.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas