Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

MH370 Hilang: Siapapun Pembajaknya, Dia Hebat dan Berdarah Dingin

Pembajak itu, kalau memang ada, tidak hanya ahli tapi juga memiliki mental pembunuh berdarah dingin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dahlan Dahi
zoom-in MH370 Hilang: Siapapun Pembajaknya, Dia Hebat dan Berdarah Dingin
WYNC DATA TEAM
Gambar yang disediakan WYNC Data Team. Titik-titik merah merupakan bandara yang mungkin didarati pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang kontak. 

TRIBUNNEWS.COM - Kantor berita Reuters mewawancarai sejumlah narasumber, termasuk enam pilot, untuk merekonstruksi, apa dan bagaimana pesawat Malaysia Airlines MH370 bisa dibajak, hilang, dan tak terpantau radar militer.

Para ahli dari 25 negara mencarinya, selama 10 hari, dan tak satupun --sejauh ini-- yang bisa memecahkan misteri itu.

Kesimpulannya, mengutip seorang veteran di maskapai penerbangan:

"Siapa pun pelakunya harus memiliki banyak pengetahuan mengenai pesawat, memiliki syaraf baja agar percaya diri melewati radar primer (militer) tanpa terdeteksi dan cukup percaya diri untuk mengendalikan sebuah pesawat yang mengangkut begitu banyak penumpang."

Pembajak itu, kalau memang ada, tidak hanya ahli tapi juga memiliki mental pembunuh berdarah dingin.

1. Waktu: Dini Hari, Saat Ngantuk

Pesawat MH370 Boeing 777 seri 200ER mengangkut 239 penumpang dan kru, Sabtu (8/3/2014). Pesawat masuk udara Malaysia pukul 01.19 dini hari.

Rekomendasi Untuk Anda

Itu adalah saat yang meletihkan bagi penumpang, kru, petugas radar sipil maupun militer.

Bila benar pesawat itu dibajak, maka pemilihan waktu terbang pukul 01.19 dari Kualalumpur menuju Beijing tentu saja bukan kebetulan.

Para penyelidik fokus kepada percakapan terakhir menara pengawas dengan seseorang yang kemudian diduga sebagai kopilot.

"All right, good night". Begitu suara terakhir yang didengar petugas menara pengawas dari kokpit sebelum pesawat itu menghilang.

Kata-kata itu biasa saja, tak ada yang luar biasa bagi dunia penerbangan --kata-kata biasa yang tidak akan membangkitkan kecurigaan menara pengawas.

Dua menit kemudian, 01.21 waktu setempat, transponder (sebuah perangkat yang memungkinkan menara pengawas mengidentifikasi pesawat jet itu) dimatikan.

Tindakan itu, menurut para ahli penerbangan yang diwawancarai Reuters, merupakan urutan yang sudah dirancang dengan sangat hati-hati.

"All right, good night" terdengar standar sehingga petugas tidak curiga, tapi justru pada saat itulah pembajak mulai melancarkan aksinya, mematikan transponder dan kemudian mengalihkan arah penerbangan.

"Mematikan transponder menunjukkan orang ini sangat terlatih," kata Weber, konsultasi TECOP International.

Polisi Malaysia menggeledah kediaman pilot, kopilot, dan teknisi segera setelah Perdana Menteri Malaysia Najib Nazak mengumumkan bahwa MH370 dibajak.

Identitas semua penumpang ditelusuri untuk melihat kemungkinan pembajakan dilakukan oleh penumpang, bukan oleh kru pesawat.

2. Lokasi: Perbatasan Malaysia-Vietnam

Titik koordinat ketika pesawat menghilang dari radar setelah "all right, good night" adalah perbatasan udara Malaysia dan Vietnam.

Itu juga dianggap bukan kebetulan. Bila benar ini pembajakan, maka pembajak memilih lokasi perbatasan untuk "menunda peningkatan alarm" di pihak pemantau radar di Malaysia maupun Vietnam.

Efek yang diharapkan pembajak kira-kira adalah: Pihak Malaysia menganggap sudah masuk wilayah Vietnam, sedang pihak Vietnam menganggap masih wilayah udara Malaysia --suatu efek saling lempar tanggung jawab.

Pesawat Air France hilang tahun 2009 bersama 228 penumpang di atas Atlantik, kecelakaan yang disebabkan oleh kebingungan para pengendali radar.

Hilangnya MH370, tulis Reuters, boleh jadi karena faktor kebetulan yang aneh atau karena memang keahlian pembajak.

3. Radio Mode Diam: Memonitor Tidak Dimonitor

Setelah transponder dimatikan dan pesawat berbelok arah, kemungkinan si pembajak menyetel radio dalam mode diam untuk memonitor apa yang terjadi di sekelilingnya. Dia memonitor tapi tidak dimonitor pihak lain.

Transponder tidak mungkin di-restart karena itu akan berarti "menyalakan" sinyal agar terang benderang dilihat semua radar pemantau, sipil maupun militer.

Terlihat di radar militer, apalagi diidentifikasi keluar dari jalur penerbangan komersial, akan berisiko pesawat itu ditembak jatuh.

Pesawat itu terus terbang, menghindar dari pantauan radar. Ada perkiraan bahwa pesawat terbang tujuh jam sebelum lenyap entah di mana.

Bagaimana agar pesawat tidak dilihat radar militer?  Cara terbaik untuk menghindari perhatian radar militer adalah terbang pada ketinggian tetap, pada jalur penerbangan komersial yang diakui, dan pada kecepatan jelajah tetap, seorang pilot mengatakan.

Para pejabat Malaysia menghentikan spekulasi dengan mengatakan, jet dapat terbang di ketinggian rendah untuk menghindari deteksi radar.

Pembajak kemungkinan membawa pesawat tersebut menghindari pantauan radar pada dini hari, ketika semua pengawas radar tidak segar bugar.

Analis mengatakan, pengawas radar militer pun tidak akan siaga kecuali kalau ada "obyek yang aneh" tiba-tiba mengarah ke sasaran militer.(*)

MISTIK TERPOPULER

Pasangan Suami-Istri Bogor Tahu Lokasi Jatuhnya MH370

LIHAT JUGA

MH370 Hilang: 5 Pertanyaan yang Belum Terjawab

Media Malaysia Sebut Indonesia dan AS Terlibat Atas Hilangnya MAS MH370

Polisi Malaysia Coba Menyelidiki Apakah Ada Upaya Bunuh Diri

634 Bandara Mungkin Didarati Pesawat MH370 yang Hilang

Dugaan Para Pakar Terkait Keberadaan MH370

Inilah Kaos Pilot MH370 Democracy is Dead yang Mencurigakan

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas