Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sarah Ditangkap karena Ngaku Al Qaeda dan Mau Bajak American Airlines

Polisi Belanda menangkap seorang gadis remaja, setelah ia diduga "berkicau" di Twitter, tentang ancaman terorisme.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, DEN HAAG - Polisi Belanda menangkap seorang gadis remaja, setelah ia diduga "berkicau" di Twitter, tentang sebuah ancaman terhadap maskapai penerbangan American Airlines .

Dalam kicauannya, remaja itu menyamar sebagai anggota Al Qaeda.

Remaja 14 tahun bernama Sarah itu "melapor (kepada kami) pagi ini, didampingi seorang anggota keluarga", kata juru bicara polisi Rotterdam, Roland Ekkers, Senin (14/4/2014). "Dia sudah ditahan, dan sidang terhadapnya segera dimulai."

Sarah rupanya mengunggah pesan di media sosial Twitter pada Minggu pagi, yang kemudian membuatnya berada dalam situasi sulit.

"Halo, nama saya Ibrahim dan saya berasal dari Afganistan. Saya bagian dari Al Qaeda dan pada 1 Juni saya akan melakukan sesuatu yang benar-benar besar," bunyi pesan itu.

American Airlines kemudian menjawab, dengan mengatakan, "Sarah, kami anggap ancaman ini sangat serius. Alamat IP Anda dan rincian (ancaman) akan diteruskan ke pihak keamanan dan FBI."

Lembaga penyiaran publik Belanda, NOS, mengatakan bahwa Sarah yang kicauannya membuat ia mendapatkan ribuan pengikut baru-kemudian mati-matian berusaha untuk memperbaiki situasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Dia kirim pesan baru berbunyi, "Saya minta maaf. Saya benar-benar merasa takut sekarang. Saya hanya membuat lelucon, tolong... saya hanya seorang gadis."

Pesan lain, yang diterbitkan NOS, berbunyi, "Saya tidak akan memberi tahu orangtua saya. Mereka akan memberi tahu saya untuk menghapus akun saya, omg... itu akan menjadi akhir hidup saya. Saya selalu ingin terkenal, tetapi saya bermaksud terkenal seperti Demi Lovato, bukan seperti Osama bin Laden."

Ekkers mengatakan, polisi kini sedang menyelidiki kasus itu. Dia menambahkan, belum jelas berapa lama Sarah akan berada dalam tahanan. "Kami ingin mencari tahu apa motif dia."

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas