Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Suku adat Amazon mengusir penebang gelap

Masyarakat adat di wilayah Amazon, Brasil, memutuskan mengusir sendiri para penebang ilegal karena pemerintah gagal bertindak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
brasil amazon

Tangan para penebang pohon ilegal diikat ke belakang sebelum diusir dari wilayah masyarakat adat.

Masyarakat adat di wilayah Amazon di Brasil memutuskan untuk 'main hakim sendiri' dengan mengusir para penebang kayu ilegal dari tanah adat mereka, setelah menuduh pemerintah tidak mampu melindungi mereka.

Kantor berita Reuters mengatakan kelompok dari suku adat Ka'apor mengikat para pembalak dan membakar truk serta gergaji mereka sebelum mengusir mereka. Kayu yang ditemukan juga dihancurkan.

Suku Indian Ka'apor merupakan pemilik sah tanah di wilayah itu bersama dengan empat suku adat lainnya. Kelima suku mengatakan mereka sudah bosan menunggu pemerintah untuk bertindak guna menghentikan penebangan liar.

Seorang pemimpin suku Ka'apor, Irakadju, kepada wartawan kantor berita Reuters mengatakan dia meminta bantuan tentara ketika berada di kawasan mereka tahun lalu namun tentara itu pergi.

"Kami lelah menunggu pemerintah," tegasnya dan para perambah hutan itu juga memukuli para orang tua dan menembak tiga warga dengan salah seorang yang terluka sempat sekarat.

brasil amazon

Anggota suka adat membakar truk, gergaji dan perlengkapan lain yang dipakai para pembalak.

Kelompok masyarakat adat juga mendirikan kamp-kamp pemantauan untuk mencegah para penebang gelap kembali ke sana.

Insiden di wilayah masyarakat adat di negara bagian Maranhao di daerah timur laut itu terjadi bulan lalu tapi baru dilaporkan sekarang.

Rekomendasi Untuk Anda

Badan masyarakat adat Brasil, Funai, telah meminta agar keamanan diperketat di wilayah masyarakat Indian Alto Turiacu untuk mencegah terjadinya pertikaian dengan kekerasan.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas