Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Perusahaan Finansial Raksasa Jepang Dulu Bekerjasama dengan Yakuza

Berbagai perusahaan besar Jepang terutama perusahaan finansial dulunya ternyata kerja sama dengan kalangan mafia Jepang, yakuza.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Perusahaan Finansial Raksasa Jepang Dulu Bekerjasama dengan Yakuza
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Mitsuhiro Suganuma, mantan Kepala Badan Intelijen Kemanan Nasional Jepang. 

Laporan KorespondenTribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Berbagai perusahaan besar Jepang terutama perusahaan finansial seperti AEON, Bank SMBC, Mitsubishi Tokyo UFJ Bank, dulunya ternyata kerja sama dengan kalangan mafia Jepang, Yakuza.

"Itu perusahaan finansial Jepang, perusahaan kredit yang memberikan bunga besar kepada peminjamnya seperti AEON, juga Bank SMBC ataupun Mitsubishi Tokyo UFJ Bank yang kini raksasa, dulunya saat kecil ya banyak kerja sama menggunakan tenaga dari Yakuza," papar Mitsuhiro Suganuma, mantan Kepala Badan Intelijen Ke manan Nasional Jepang, Jumat (10/10/2014) sore khusus kepada Tribunnews.com di kantornya, dimana dia juga sebagai Chairman Asosiasi Asia Socioeconomic Development Cooperation.

Perusahaan tersebut kini sudah besar dan tidak perlu menggunakan lagi tenaga Yakuza.

"Sudah raksasa, sudah hebat, ya mereka tak perlu lagi Yakuza, mereka sudah punya kekuatan sendiri, para pengacaranya hebat-hebat, jadi bantuan Yakuza tak perlu lagi," lanjutnya.

Apalagi kini sudah ada UU Anti Yakuza yang sangat berat, tak bisa lagi bersosialisasi dengan Yakuza. Apalagi kalau terkait soal uang, akan masuk perangkap hukum dan bisa masuk penjara ujung-ujungnya. Itulah sebabnya semua perusahaan besar finansial Jepang, menurutnya, selain tidak lagi bekerjasama dengan Yakuza, dari segi hukum akan menyulitkan mereka sendiri bila ketahuan bermain api dengan Yakuza. Seperti kasus Mitsubishi Tokyo UFJ Bank dan Bank SMBC belum lama ini yang terungkap penyaluran dana ke kelompok Yakuza lewat anak perusahaannya.

Suganuma yang dulunya terkenal galak dan tegas tidak pandang bulu, merupakan penegak hukum (polisi) senior dan sangat disegani di Jepang sampai kini. Keahliannya bukan hanya di bidang Yakuza tetapi juga kaitan dengan Korea dan berbagai kejahatan maupun terorisme layaknya seorang intelijen profesional. Meskipun kini usianya telah 78 tahun, dia masih segar, ingatannya tajam masih.

Rekomendasi Untuk Anda

Informasi lengkap Yakuza bisa dibaca di www.yakuza.in.

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas