Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Obama Puji Keamanan Maritim Indonesia di Depan Jokowi

"Sebagai pemimpin di ASEAN Indonesia memainkan peranan penting dalam kawasan ini. Dan Indonesia memimpin dalam berbagai hal termasuk keamanan maritim"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Obama Puji Keamanan Maritim Indonesia di Depan Jokowi
AP PHOTO / Pablo Martinez Monsivais
Presiden AS BArack Obama (kanan) berbicara dengan Presiden Joko Widodo dalam pertemuan bilateral di Beijing, Senin (10/11/2014). Obama berada di China menghadiri Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Summit. 

Laporan Wartawan Kompas TV, Dentamira Kusuma

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Indonesia dianggap bukan saja sebagai pemimpin di ASEAN. Amerika Serikat sudah menganggap Indonesia sebagai pemain penting di kawasan Asia Tenggara termasuk soal kemaritiman.

Demikian yang disampaikan Presiden Amerika Serikat Barack Obama saat bertemu Presiden Jokowi di Hotel Westin, Beijing, Tiongkok, Senin (10/11/2014) di sela KTT ke-22 APEC.

"Sebagai pemimpin di ASEAN, Indonesia memainkan peranan penting dalam kawasan ini. Dan Indonesia memimpin dalam berbagai hal termasuk keamanan maritim," ungkap Obama.

Ia mengaku pentingnya kebebasan navigasi dan ketaaatan semua pihak pada norma internasional dan penyelesaian sengketa perbatasan secara damai di mana pun.

Obama berharap bersama Jokowi bisa membahas hubungan Amerika dan Indonesia yang berperan di kawasan Asia Tenggara di KTT Asia Timur dan ASEAN di Myanmar nanti.

Dalam kesempatan itu, Obama mengaku sudah mempelajari agenda pembaharuan yang ditawarkan Jokowi untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Ia menegaskan Amerika siap membantunya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Melalui kemitraan komprehensif, kita sudah memiliki kemitraan yang luar biasa dalam berbagai hal, ekonomi, keamanan pembangunan," beber Obama yang menghabiskan masa kecilnya di Indonesia.

Pertemuan kedua negara berlangsung hangat. Keduanya sempat makan siang bersama. Masing-masing presiden didampingi menterinya. Kedua kepala negara ini saling mengundang untuk datang ke negaranya.

Sumber: Kompas TV
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas