Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Yakuza Gunakan Google Maps untuk Merampok

Selama dua tahun terakhir ini Hayasaki yang tergabung ke dalam kelompok Yakuza berafiliasi dengan Yamaguchi-gumi telah menggunakan Google Maps.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Yakuza Gunakan Google Maps untuk Merampok
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Foto lokasi sebuah tempat di Osaka bisa dilihat hanya menggunakan Google Maps. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Mafia Jepang alias Yakuza, kini semakin canggih. Banyak penghasilan dari bidang internet (informasi teknologi) sudah mulai dimasuki mereka. Khususnya yang banyak menghasilkan uang seperti penayangan Japanese Adult Video (JAV) lewat internet yang menghasilkan miliaran yen per tahun. Kini internet terutama Google Maps yang gratis juga dimanfaatkan untuk merampok.

"Kami telah menangkap seorang tokoh Yakuza di Osaka Kamis lalu dan dia memanfaatkan aplikasi peta di internet untuk aksinya tersebut merampok banyak produk dan berbagai toko dan rumah," kata sumber Tribunnews.com, Senin (8/12/2014).

Polisi Osaka Kamis (4/12/2014) lalu telah menangkap anggota Yakuza, Katsushi Hayasaki (43), karena terbukti melakukan perampokan ke berbagai toko dan rumah di Jepang.

Selama dua tahun terakhir ini Hayasaki yang tergabung ke dalam kelompok Yakuza berafiliasi dengan Yamaguchi-gumi telah menggunakan Google Maps yang dengan mudah bisa mengintip gambar situasi terbaru lokasi berbagai tempat.

Melalui Google Maps dia mengevaluasi lokasi tersebut, dianalisa sehingga mendapatkan jalan bagaimana cara merampok toko atau rumah calon korbannya.

Sebanyak 197 toko pakaian dan kantor telah dievaluasi dan dirampoknya di 17 perfektur di Jepang. Jumlah kerugian akibat pencurian dan perampokan tersebut sedikitnya mencapai 152 juta yen.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dengan melihat Google Street View saya bisa melihat keadaan jalanan dengan manusia nya sehingga bisa menganalisa lokasi target," papar Hayasaki terus terang kepada pihak kepolisian Jepang.

Upayanya mencuri tersebut menurutnya supaya bisa mendapatkan uang bagi kehidupannya karena saat ini Yakuza sangat diawasi ketat pihak kepolisian dan masyarakat, sehingga usahanya benar-benar terkekang habis-habisan.

Hayasaki, penghuni Kota Sakai Osaka, diawasi ketat sejak Desember tahun lalu karena mencuri dua nomor pelat mobil Jepang di sebuah tempat parkir di Kota Neyagawa Osaka. Sejak saat itulah polisi mengikutinya dan setelah mendapatkan banyak bukti akhirnya Kamis lalu ditangkap dengan sejumlah barang bukti kuat.

Info lengkap Yakuza silakan akses www.yakuza.in.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas