Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cewek Cantik Ini Menjadi Anggota Parlemen Termuda dalam Sejarah Inggris

Di usia bawah 21 tahun, Mhairi Black telah memecah sejarah dalam 300 tahun sebagai anggota parlemen termuda di Westminster Parliament.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Cewek Cantik Ini Menjadi Anggota Parlemen Termuda dalam Sejarah Inggris
Telegraph
Mhairi Black 

Laporan Wartawan TRIBUNNEWS.com, Ruth Vania Christine

TRIBUNNEWS.COM - Mungkin slogan 'Yang Muda, Yang Berani' cocok untuk mahasiswa Kebijakan Politik dan Publik dari University of Glasgow ini.

Di umurnya yang masih di bawah 21 tahun, Mhairi Black, telah memecah sejarah dalam 300 tahun sebagai anggota parlemen termuda di Westminster Parliament.

Sebelumnya, rekor dipecahkan oleh Christopher Monckton (13) pada 1667.

Sebelumnya, persyaratan batas minimum umur untuk menjadi kandidat adalah 21 tahun.

Namun, sejak 2006, batas umur tersebut diturunkan, sehingga memberi kesempatan emas untuk Black.

Black turut serta dalam pemilihan anggota parlemen sebagai kandidat dari sebuah partai komunitas Skotlandia, Scottish National Party (SNP), untuk kota Paisley dan Renfrewshire Selatan.

Rekomendasi Untuk Anda

Wanita dari Paisley ini sebelumnya memang sudah aktif berkampanye di referendum kemerdekaan Skotlandia.

Sejak itulah dirinya kerap mendapat sorotan dan dukungan dari publik.

Kepada media The Scotsman, selain mengaku dirinya sangat termotivasi akan isu-isu politik, Black pun memiliki kegiatan lain di luar ranah politik.

Anggota parlemen itu bercerita dulu dirinya sempat tergabung dalam tim sepakbola di sekolahnya.

Oleh Telegraph, dilaporkan pelajar berumur 20 tahun itu telah mengalahkan beberapa kandidat dari partai lainnya, seperti Jim Murphy dan Douglas Alexander.

Kemenangan tersebut disorot oleh berbagai media Inggris dan internasional sebagai kemenangan yang "mengejutkan".

Meski karier berpolitiknya sudah berhasil membuat dirinya menembus tingkat parlemen, mahasiswi politik itu mengaku masih harus menyelesaikan ujian tahun terakhirnya di University of Glasgow.

"Warga Skotlandia sudah memberikan suaranya dan kini saatnya suara mereka didengar di Westminster," demikian komentar Black kepada media, setelah mendapat kabar kemenangannya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas