Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sebut Presiden Palestina sebagai Malaikat Perdamaian, Paus Fransiskus Dikecam

Paus Fransiskus kembali dikecam, setelah dikabarkan menyebut Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas sebagai "malaikat perdamaian".

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Sebut Presiden Palestina sebagai Malaikat Perdamaian, Paus Fransiskus Dikecam
Kompas.com
Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Paus Fransiskus bertemu di Vatikan, Kamis (17/10/2013). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS,COM, JAKARTA - Hanya beberapa hari setelah membuat masyarakat Israel marah karena menengahi perjanjian dengan "negara Palestina," Paus Fransiskus kembali dikecam, setelah dikabarkan menyebut Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas sebagai "malaikat perdamaian" dalam sebuah pertemuan di Vatikan.

Meskipun belum jelas apakah Paus Fransiskus memang mengeluarkan pernyataan itu atau hanya mendorongnya untuk kembali melanjutkan perjanjian lama yang terhenti dengan Israel.

Abbas mengunjungi Vatikan pada akhir pekan kemarin untuk menyaksikan kanonisasi dua biarawati Palestina.

Menurut Vatikan, Abbas mengucapkan terima kasih kepada Paus Fransiskus atas kanonisasi dua biarawati tersebut menggelar diskusi ramah tentang gejolak di Timur Tengah dan kebutuhan untuk memerangi terorisme. Radio Vatikan yang merupakan media resmi Vatikan tidak menyebutkan mengenai penyebutan malaikat perdamaian oleh Paus Fransiskus.

Namun sejumlah media internasional termasuk BBC, New York Times, The Associated Press menulis berita mengenai hal tersebut.

Media Italia, La Stampa menceritakan cerita yang berbeda.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut La Stampa, dalam pertemuan itu Paus Fransikus memberikan sebuah medali kepada Abbas dan berkata: "semoga malaikat perdamaian menghancurkan roh jahat perang. Saya memikirkan anda, semoga anda menjadi malaikat perdamaian."

Setelah ramai diberitakan oleh media, Vatikan di hari Minggu merilis sebuah pernyataan pendek tentang isu tersebut.

"Salah satu hadiah yang diberikan Paus adalah medali bulat besar, berbahan perunggu yang dibuat oleh seniman kontemporer yang mencerminkan 'malaikat perdamaian," kata Pendeta Federico Lombardi, juru bicara Vatikan.

"Ketika Paus menyajikan medali kepada presiden atau kepala negara, ia menawarkan beberapa kata dari penjelasan hadiah tersebut serta mengundang mereka untuk berkomitmen terhadap perdamaian. Masing-masing dari kita harus hadir untuk orang lain dan bagi dunia sebagai 'malaikat perdamaian.' "

Lombardi mengatakan ia berada di kamar ketika Abbas dan Paus Fransiskus bertemu, namun ia tidak mendengar apa yang disebutkan oleh media-media. Dia juga mencatat bahwa "malaikat" dalam bahasa Yunani berarti "utusan," seperti dalam makhluk bersayap yang membawa kabar dari Tuhan untuk manusia. (CNN)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas