Pengusaha Paksa Pegawai Hadiri Proses Pemakaman Ibu Mertuanya
Mereka yang tidak hadir dan berduka untuk ibu mertua sang pengusaha, akan menerima denda sebesar 200 Yuan
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang pengusaha di Taizhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok dikritik di dunia maya setelah ia memaksa semua karyawannya untuk ambil bagian dalam prosesi pemakaman ibu mertuanya.
Menurut laporan China Daily, setiap karyawan di perusahaan diharuskan mengenakan kemeja berwarna putih (baik yang sudah disediakan oleh perusahaan, atau tidak) untuk menghadiri upacara pemakaman ibu mertua dari sang pengusaha.
Mereka yang tidak hadir dan berduka untuk ibu mertua sang pengusaha, akan menerima denda sebesar 200 Yuan dari perusahaan. Seperti dikutip dari Shanghaiist, Jumat (22/5/2015).
Setelah kabar itu beredar di sosial media, banyak orang yang mengecam pengusaha yang namanya tidak diketahui tersebut.
"Bos ini terlalu dominan. Dia harus dihukum berat untuk tindakannya," ujar seorang pengguna sosial media dengan nama, 情思 千里 缘.
"Dia tidak memiliki hak untuk meminta karyawannya untuk melakukan hal ini, bukan?" 张彬 321 tutur pengguna lainnya.(Shanghaiist)