Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pria Kanada Pecahkan Rekor Terbang dengan Papan Terbang Buatan Sendiri

Seorang pria asal Kanada, Catalin Alexandru Duru, berhasil membuat sebuah papan terbang, atau yang lebih dikenal dengan hoverboard

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Pria Kanada Pecahkan Rekor Terbang dengan Papan Terbang Buatan Sendiri
ist

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ruth Vania Christine

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria asal Kanada, Catalin Alexandru Duru, berhasil membuat sebuah papan terbang, atau yang lebih dikenal dengan hoverboard, yang dapat difungsikan dengan baik.

Tidak hanya itu, Duru juga memecahkan rekor Guiness Book of World Records.

Ia menjadi pemecah rekor Guiness Book of World Records dengan 'berselancar' menggunakan papan terbangnya sejauh 276 meter, mengalahkan rekor sebelumnya yang hanya 49 meter. Sementara, ketinggian bisa dicapai hingga 5 meter.

Rekor itu dipecahkan pada aksinya di sebuah danau di Quebec. Aksi itu sempat direkam pula oleh tim Guiness Book of World Record. Duru memang kerap menguji papan terbang buatannya itu di atas air.

Jika papan terbang fiksi yang kita kenal dari film Back to the Future II tidak bisa digunakan di atas air, Duru mengatakan bahwa papan terbang temuannya itu bisa digunakan di atas permukaan apa saja.

"Prototipe ini bisa digunakan di mana saja namun biasanya diuji di atas air karena, saking bahayanya, papan itu bisa terbang sendiri," jelas Duru dalam rekaman video Guiness Book of World Record.

Rekomendasi Untuk Anda

Meski papan terbang ini dikatakan situs T3 masih berupa sebuah prototipe, tetap saja penemuan tersebut dikatakan inovatif. Tidak dijelaskan rancangan detail dari alat ini, namun, dapat dilihat bahwa papan itu memiliki sistem berbasis baling-baling.

Sayangnya, sepertinya papan terbang ini tidak akan menyentuh pasar, alias tidak akan diperjualbelikan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas