Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Perempuan berhijab menang lawan Abercrombie & Fitch Co

Mahkamah Agung Amerika Serikat memenangkan seorang perempuan Islam, Samantha Elauf, yang tidak mendapat pekerjaan karena hijabnya di Abercrombie & Fitch Co.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Samantha Elauf

Samantha Elauf melamar ke Abercrombie & Fitch Co tahun 2008 ketika masih berusia 17 tahun.

Mahkamah Agung Amerika Serikat memenangkan seorang perempuan Islam yang tidak mendapat pekerjaan karena hijabnya.

Abercrombie & Fitch Co menolak mempekerjakan Samantha Elauf karena pakaiannya dianggap bertentangan dengan 'Kebijakan Penampilan' untuk para karyawan penjualan.

Elauf saat itu mengenakan kerudung namun tidak mengatakan bahwa dia beragama Islam.

Namun hakim Antonin Scala berpendapat perusahaan 'paling tidak menduga' bahwa Elauf mengenakan hijab dengan alasan agama sehingga dia tidak usah harus menyebutkannya.

Undang-undang Amerika Serikat mewajibkan perusaahaan 'mengakomodir secara masuk akal' keyakinan para karyawan sepanjang tidak menjadi halangan bagi bisnis.

"Saya saat itu masih remaja yang suka mode dan ingin bekerja untuk Abercrombie & Fitch," kata Elauf dalam pernyataannya setelah keputusan Mahkamah Agung yang berpihak padanya.

Saat wawancara berlangsung di sebuah toko Abercrombie & Fitch Co di Tulsa, Oklahoma, tahun 2008 lalu, Elauf masih berusia 17 tahun.

Rekomendasi Untuk Anda

"Mentaati keyakinan saya seharusnya tidak mencegah saya untuk mendapat pekerjaan. Saya senang bahwa saya memperjuangkan hak saya," tambahnya.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas