Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

PM Israel Ingatkan Warga Palestina

Pengumumam itu terjadi setelah polisi Israel bentrok dengan warga Palestina di sekitar kompleks Masjid Al-Aqsa, di Yerusalem.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in PM Israel Ingatkan Warga Palestina
GALI TIBBON/AFP
Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu 

TRIBUNNEWS.COM, ISRAEL - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, Rabu (16/9/2015), mengumumkan sanksi yang lebih keras bagi siapa saja yang melempar batu ke arah pihak berwenang Israel.

Pengumumam itu terjadi setelah polisi Israel bentrok dengan warga Palestina di sekitar kompleks Masjid Al-Aqsa, di Yerusalem.

Membela diri, warga Palestina melempari polisi Israel yang memasuki kompleks Masjid menggunakan batu. Polisi Israel membalasnya dengan menembakan granat kejut.

Selain itu dalam insiden terpisah seorang warga Israel tewas, setelah mobil yang dikemudikannya hilang kendali akibat lemparan batu di Yerusalem di hari Minggu.

"Telah diputuskan untuk menguatkan tolak ukur di banyak daerah, sebuah modifikasi dari aturan Peraturan Keterlibatan (Rule Of Engaggemen) akan dikaji ulang, serta perumusan sanksi minimum bagi mereka yang melempar batu," ujarnya, seperti dikutip dari Channelnewsasia.com, Rabu (16/9/2015).

Dia menambahkan akan ada "denda yang signifikan" bagi anak di bawah umur yang melakukan pelanggaran tersebut, serta bagi untuk orang tua mereka.

"Di hari sebelumnya pada Tahun Baru (Yahudi), telah dibuktikan bahwa batu bisa membunuh," kata Netanyahu, menyinggung kematian seorang warga Israel di hari Minggu.

Rekomendasi Untuk Anda

Al-Aqsa adalah situs ketiga paling suci dalam Islam, tetapi juga dihormati oleh orang Yahudi sebagai Temple Mount.

Umat Muslim khawatir Pemerintah Israel akan berusaha untuk mengubah aturan situs, dimana kelompok Yahudi sayap kanan mendorong akses lebih untuk memasuki kompleks dan upaya organisasi masyarakat Israel lainnya yang meminta mendirikan sebuah tempat keagamaan baru.

Yahudi diperbolehkan untuk mengunjungi situs dalam waktu tertentu, tetapi dilarang berdoa di sana karena takut memicu ketegangan dengan umat Muslim.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas