Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pria Ini Simpan 21 Kelamin Perempuan di Dalam Kulkas

Lelaki 58 tahun itu diduga membius para korbannya terlebih dahulu sebelum mengoperasi mereka.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Pria Ini Simpan 21 Kelamin Perempuan di Dalam Kulkas
BBC
Polisi menemukan pula obat anestesi serta alat bedah dokter profesional di rumah Fredekrisen 

TRIBUNNEWS.COM - Aparat Kepolisian Afrika Selatan menemukan apa yang diyakini sebagai kelamin dari 21 perempuan dalam sebuah kulkas seorang lelaki Denmark yang mereka tangkap.

Peter Fredekrisen, pemilik dua toko senjata di Bloemfontein, Afrika Selatan (Afsel), dibidik berbagai sangkaan, antara lain penyerangan seksual, ancaman, dan kekerasan domestik.

Lelaki 58 tahun itu diduga membius para korbannya terlebih dahulu sebelum mengoperasi mereka.

Brigadir Hangwani Mulaudzi, dari satuan investigasi kepolisian Afrika Selatan, mengatakan kepada BBC bahwa tersangka akan tetap ditahan, tetapi berkesempatan untuk meminta pembebasan bersyarat Senin pekan depan.

Polisi meyakini para korbannya adalah kaum perempuan dari negara tetangga, Lesotho.

Dibungkus rapi

Menurut wartawan BBC di Johannesburg, polisi menggerebek dan menangkap Fredekrisen berdasarkan sebuah informasi yang mereka terima.

Rekomendasi Untuk Anda

Bagian-bagian yang diyakini alat kelamin itu ditemukan di lemari pendinginnya. Semua dibungkus rapi dalam kantong plastik yang diberi label, lengkap dengan tanggal dan nama perempuan dan asalnya.

Berbagai obat anestesi serta peralatan dokter untuk pembedahan juga ditemukan di rumah itu. Demikian kata polisi.

Brigadir Mulaudzi mengatakan, polisi menyerukan agar para korban datang membantu penyelidikan itu.

Menurut polisi, Fredekrisen juga merupakan buronan polisi Denmark untuk kasus perdagangan gelap senjata api.(BBC Indonesia)

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas