Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wanita India Dipotong Tangannya oleh Majikan di Arab Saudi

Dikatakan tangan kanan Kashturi dipotong oleh majikan perempuannya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ruth Vania C
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Wanita India Dipotong Tangannya oleh Majikan di Arab Saudi
The Guardian/AFP/Getty Images/Bilal Qabalan
Kashturi Munirathinam dirawat di sebuah rumah sakit di ibukota Arab Saudi, Riyadh. (The Guardian/AFP/Getty Images/Bilal Qabalan) 

TRIBUNNEWS.COM, RIYADH - Lantaran dianggap payah dalam melakukan pekerjaannya, seorang asisten rumah tangga di India dipotong tangannya oleh majikannya di Arab Saudi, sebagai hukuman.

Akibatnya, wanita India yang bernama Kashturi Munirathinam itu kini harus mendapat perawatan di sebuah rumah sakit di Riyadh, menurut laporan The Guardian.

Dikatakan tangan kanan Kashturi dipotong oleh majikan perempuannya, setelah ia komplain soal penganiayaan dan gajinya yang tak pernah dibayarkan. Namun, Kashturi malah dihukum dengan pemotongan tangan.

Saudari Kashturi, S Vijayakumari, mengatakan pemotongan tangan itu dilakukan setelah Kashturi berusaha kabur dari usaha pelecehan dan penganiayaan majikannya.

"Ia lalu terjatuh dan mengalami cedera parah pada tulang belakangnya," kata Vijayakumari.

"Sejumlah tetangga dan orang lain lalu membawanya ke rumah sakit. Ia sekarang sedang dirawat di Riyadh, dalam kondisi parah. Permintaan kami adalah bawa ia pulang segera dan rawat ia," demikian pernyataan keluarganya kepada Indian Express.

Insiden ini mendapat banyak kecaman di India, terlebih dari pihak pemerintah yang menuntut penjelasan dari Arab Saudi terkait kejadian itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Menlu India Sushma Swaraj, melalui akun Twitter-nya pada Jumat (9/10/2015), dikatakan US News membuat rangkaian cuitan yang memuat komentarnya soal insiden tersebut.

"(India) sangat kecewa akan tindak brutal yang dialami oleh wanita India di Arab Saudi. Ini tidak bisa diterima. Kami sudah mengurusnya dengan otoritas Saudi." tulis akun @SushmaSwaraj. (The Guardian/US News)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas