Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bayinya Diguncang Hingga Meninggal, Pria Australia Ditangkap Polisi Jepang

Richard membalik dan menguncang anak bayinya terbalik dengan kasar, sehingga meninggal dunia

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Bayinya Diguncang Hingga Meninggal, Pria Australia Ditangkap Polisi Jepang
Foto TV Asahi
Richard Burroughs, 36, warga Australia yang tinggal di Suginami, Tokyo sang ayah dan putrinya (insert pojok kanan atas) yang meninggal. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Seorang warga Australia, Richard Burroughs, 36, yang tinggal di daerah Suginami Tokyo, hari ini ditangkap polisi Jepang.

Dia masuk tahanan kepolisian sejak 30 September 2015 karena dituduh membunuh bayi perempuannya, Riana Sydney Ito yang masih berusia 14 bulan.

"Antara jam 5 sore sampai jam 6.30 sore tanggal 24 Maret 2015, Richard membalik dan menguncang anak bayinya dengan kasar, sehingga meninggal dunia," papar sumber Tribunnews.com sore ini (13/10/2015).

Penyebab kematian diyakini penyelidik polisi sebagai akibat dari kerusakan otak akibat guncangan kasar tersebut.

Richard yang telah didakwa dengan pembunuhan, membantah tuduhan, "Saya tidak ingat melakukan kekerasan apa pun terhadap puteri saya tersebut," paparnya kepada polisi.

Tersangka tinggal bersama istri (warga Jepang) dan anaknya. Pada saat kejadian, istrinya di luar apartemen.

Rekomendasi Untuk Anda

Ketika dia pulang, tersangka mengatakan bahwa tenggorokan putri mereka terblokir oleh susu dan ia membalik dan mengguncangnya sudah lepas dari blokiran tersebut.

Bayi langsung di bawa ke rumah sakit. Bayi itu kemudian dikonfirmasi tewas di rumah sakit terdekat.

Pada bulan September tahun lalu Richard juga dilaporkan melakukan kekerasan sehingga cedera puterinya. Perbuatannya itu dilakukan Mei tahun lalu.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas