Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Meski Sudah Dapat Sertifikat Halal, Produk Jepang Masih Sulit Masuk ke Indonesia

Thomas mendengar bahwa produk yang sudah dapat sertifikat halal di Jepang masih sulit masuk ke Indonesia dan harus lewat Majelis Ulama Indonesia.

Meski Sudah Dapat Sertifikat Halal, Produk Jepang Masih Sulit Masuk ke Indonesia
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Wakil Ketua Kadin Indonesia Thomas Hartono, Ketua Komisi Filipina, Kamboja, Laos, Myanmar, Vietnam. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Produk Indonesia masih sulit masuk Jepang. Sebaliknya produk Jepang jauh lebih banyak masuk ke Indonesia. Terlebih produk halal ada hambatan soal sertifikat halal di Indonesia.

"Saya ke sini sebagai Wakil Kadin Koordinator dari beberapa Asosiasi di Indonesia misalnya jamu, kosmetik dan sebagainya," kata Thomas Hartono Wakil Ketua Kadin Indonesia khusus kepada Tribunnews.com, Kamis (26/11/2015).

Thomas mendengar dari Ketua Asosiasi Halal Jepang bahwa produk yang sudah dapat sertifikat halal di Jepang masih sulit masuk ke Indonesia dan harus lewat Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Kita akan coba menengahi antara Jepang dan Indonesia sekaligus memanfaatkan Economic Partnership Agreement (EPA) antara Jepang-Indonesia supaya tidak mubazir EPA tersebut," katanya.

Sepulang dari Jepang menurut Thomas dia juga akan menghubungi MUI untuk mengetahui soal sertifikat halal tersebut supaya bisa disinergikan dengan Jepang.

"Sebaiknya kita juga akan meminta Jepang supaya lebih mempermudah masuknya produk Indonesia ke Jepang nantinya," kata Thomas berharap.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas