Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fans Bertemu SKE48, Warga Jepang Malah Merampok 3,88 Juta Yen Hasil Penjualan CD

Polisi perfektur Osaka telah menangkap seorang lelaki berusia 21 tahun

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Fans Bertemu SKE48, Warga Jepang Malah Merampok 3,88 Juta Yen Hasil Penjualan CD
Foto Ist
Kelompok penyanyi SKE48 kelompok bagian dari unit AKB48 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sebuah event pertemuan antara para artis Jepang dalam kelompok SKE48 dengan para fansnya di daerah Suminoe, Osaka, di tengah keramaian yang ada, ternyata seorang warga Jepang asyik menyusup daerah terlarang dan merampok hasil penjualan CD dan barang-barang bertema SKE48 Minggu kemarin (13/12/2015).

"Orang ini sebenarnya ikut antri dalam antrian untuk bertemu para artis SKE48. Tapi dia melihat tempat penyimpanan uang dan langsung berpikir untuk mengambilnya sehingga terjadilah tindak pidana perampokan tersebut," papar sumber Tribunnews.com Senin (14/12/2015).

Polisi perfektur Osaka telah menangkap seorang lelaki berusia 21 tahun, seorang karyawan kantor biasa yang merampok uang hasil penjualan CD dan barang-barang SKR48 sebesar 3,88 juta yen.

Ryota Kawabata, 21, penduduk kota Kawaguchi perfektur Saitama ketahuan memasuki daerah terlarang dan mengambil uang tunai di box uang sebesar 3,88 juta yen hasil penjualan CD dan barang-barang kelompok penyanyi SKE48 (yang bermarkas di Nagoya).

Seorang staf berusia 34 tahun yang kebetulan melihatnya, akhirnya mengejarnya dan menangkapnya 300 meter dari tempat kejadian (Intex Osaka) lalu menyerahkan kepada polisi.

Kawabata, mengakui perbuatannya dan mengatakan, "Saya cuma berpikir kalau dapati uang tersebut bisa dipakai untuk memenuhi hobi saya nantinya," paparnya kepada polisi di kantor polisi Suminoe.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas