Tribun

Warga Nagano Jepang Sudah Terbiasa Konsumsi Es Serangga

Percaya atau tidak, banyak warga Jepang dari Perfektur Nagano ternyata makan es serangga, baik es belalang, es ulat maupun es kelabang.

Editor: Dewi Agustina
Warga Nagano Jepang Sudah Terbiasa Konsumsi Es Serangga
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Batta Es atau es serangga, terdiri dari belalang, ulat dan kelabang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Percaya atau tidak, banyak warga Jepang dari Perfektur Nagano ternyata makan es serangga, baik es belalang, es ulat maupun es kelabang.

Es serangga ini tidak tahu kapan mulai muncul jadi menu makanan di Jepang.

Namun menurut sumber Tribunnews.com orang Nagano mengatakan, karena dulu mereka banyak yang sangat miskin, sejak lama memang sempat makan serangga tersebut agar bisa bertahan hidup.

Namun menu makanan ini mulai jadi sorotan sedikitnya sejak tahun 2010 dan semakin banyak yang menggunakan twitter kini semakin tersebar gambar di twitter komunitas orang Jepang.

Harga satu es krim 400 yen. Bisa pakai es melon, es vanilla dan sebagainya. Jika satu set bertiga, es kirim belalang, plus es kirim ulat, plus es krim kelabang, dijual dengan harga 1.000 yen.

Bagi warga setempat yang sering mencicipi dianggap baik untuk menjaga kesehatan terutama es krim belalang (yang masih kecil).

Seperti digoreng kering dan dibumbui lalu ditusuk ke body soft-cream (es krim). Rasanya agak manis terasa seperti mentega (butter).

Itulah yang menarik dari perfektur Nagano yang sudah sangat dingin saat ini mencapai nol derajat (karena daerah pegunungan) dan bekas tempat Olimpiade musim dingin dunia ke-18 tanggal 7 hingga 22 Februari 1998.

Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas