Selandia Baru Digoyang Gempa
Hingga kini belum ada laporan soal adanya kerusakan atau korban jiwa.
Penulis:
Ruth Vania C
Editor:
Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM, WELLINGTON - Gempa bumi berkekuatan 5,7 skala Richter mengguncang Selandia Baru pada Selasa (9/2/2016).
Menurut Channel News Asia, gempa tersebut berpusat di 35 kilometer sebelah tenggara sebuah kota kecil St Arnaud, pada kedalaman 62 kilometer.
Guncangan cukup kuat dikatakan terasa di ibukota Selandia Baru, Wellington, dan Christchurch.
"Getarannya cukup besar. Saya cukup terkejut," kata seorang pegawai pemerintahan, dikutip NZ Herald News.
Namun, meski guncangannya terbilang cukup kuat, ahli seismologi Geonet, Anna Kaiser, mengatakan getarannya tak akan menciptakan kerusakan besar.
"Dengan tingkat getaran seperti itu, mungkin akan mengguncang banyak hal, tapi tak akan sampai menimbulkan kerusakan besar," katanya.
Hingga kini belum ada laporan soal adanya kerusakan atau korban jiwa.
Getaran juga terasa dari Taranaki hingga Canterbury.
Selandia Baru memang kerap terjadi gempa bumi, mengingat dua pulaunya berada di sepanjang pelat tektonik Australia - Pasifik.
Sebelumnya, pada 2011, negara itu pernah diguncang gempa 6,3 skala Richter yang kedalamannya terbilang cukup dangkal, hingga menelan korban tewas 200 orang. (NZ Herald News/Channel News Asia)