Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warganya Dipenggal Abu Sayyaf, PM Kanada Geram

PM Kanada Justin Trudeau mengaku marah besar atas kematian warganya yang menjadi sandera kelompok Abu Sayyaf.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ruth Vania C
Editor: Sanusi
zoom-in Warganya Dipenggal Abu Sayyaf, PM Kanada Geram
NBC News/AFP/YouTube
Ridsdel menjadi korban penculikan Abu Sayyaf pada pada 2015 lalu ketika sedang berlibur di sebuah resort wisata di Pulau Samal. 

TRIBUNNEWS.COM, MANILA - PM Kanada Justin Trudeau mengaku marah besar atas kematian warganya yang menjadi sandera kelompok Abu Sayyaf.

Satu sandera Abu Sayyaf asal Kanada, John Ridsdel, tewas dipenggal pada Senin (25/4/2016) usai uang tebusan yang diminta tak dipenuhi.

Merespon itu, Trudeau langsung melakukan konferensi pers pada Senin sore.

"Saya marah besar mendengar kabar kematian seorang warga Kanada, John Ridsdel, di tangan para penculiknya," kata Trudeau, dikutip CBC News.

"Kanada mengecam tindak brutal apapun yang dilakukan oleh kelompok itu," tambahnya.

Trudeau juga mengatakan pihaknya akan bekerjasama dengan pemerintah Filipina untuk mengadili pelaku di balik eksekusi tersebut.

Sebelumnya diberitakan, tubuh dan potongan kepala Ridsdel ditemukan masing-masing di Kota Jolo dan Kota Zamboanga.

Rekomendasi Untuk Anda

Kematian Ridsdel dikonfirmasi oleh pemerintah Kanada setelah sebuah bungkusan berisi potongan kepala ditemukan oleh tentara Filipina. (CBC News/Vice)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas