Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Abu Sayyaf: Tebusan Tak Dibayar Hingga 13 Juni, Satu Sandera Norwegia Akan Dipenggal

Kelompok Abu Sayyaf kembali mengancam akan memenggal seorang sanderanya jika tebusan tak dibayar hingga 13 Juni.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Ruth Vania C
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Abu Sayyaf: Tebusan Tak Dibayar Hingga 13 Juni, Satu Sandera Norwegia Akan Dipenggal
TRIBUN/HO
Sepuluh Anak Buah Kapal (ABK) berbendera Indonesia yang sempat ditawan gerombolan bersenjata Abu Sayyaf tiba di hanggar 206 Air Force Base, Zamboanga, Filipina, Minggu (1/5/2016). Kini tinggal empat WNI lagi yang masih ditawan gerombolan bersenjata pimpinan Abu Sayyaf. TRIBUNNEWS/HO 

TRIBUNNEWS.COM, MANILA - Kelompok Abu Sayyaf kembali mengancam akan memenggal seorang sanderanya jika tebusan tak dibayar hingga 13 Juni.

Tenggat waktu pembayaran tebusan terbaru itu diumumkan melalui sebuah video rilisan Abu Sayyaf yang baru.

Video tersebut dirilis pada Jumat (13/5/2016) dan ditemukan oleh badan intelijen siber (SITE) pada Minggu (15/5/2016).

Dalam video itu muncul sejumlah sandera asing, yaitu Robert Hall asal Kanada dan Kjartan Sekkingstad asal Norwegia.

Keduanya terlihat mengenakan pakaian warna oranye dan dikelilingi sejumlah orang bersenjata yang mengenakan penutup kepala.

"Kami mengatakan pada Pemerintah Kanada dan Filipina untuk tidak bermain-main lagi," kata seorang militan dalam video tersebut.

"Kami tidak takut pada apapun, baik tentara atau pesawat tempur," tambah militan itu lagi.

Rekomendasi Untuk Anda

Para sandera juga muncul dan memohon agar pemerintah masing-masing negara asal sandera segera menolong mereka.

Hingga kini masih ada empat orang sandera asal Malaysia, empat orang asal Filipina, seorang asal Belanda, seorang asal Kanada, dan seorang asal Norwegia di tangan Abu Sayyaf.

Sedangkan, semua sandera WNI telah dibebaskan dan selamat dipulangkan ke Indonesia. (AFP/National Post)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas