Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pria Ini Punya 35 Anak dari Tiga Istri, Target 100 Anak dan Sedang Mencari Istri Keempat

Seorang ayah dari 35 anak di Pakistan saat ini sedang mencari istri keempat.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Pria Ini Punya 35 Anak dari Tiga Istri, Target 100 Anak dan Sedang Mencari Istri Keempat
AFP
Ayah dari 35 anak di Pakistan mencari istri keempat dengan tekad untuk memiliki seluruhnya 100 anak. Foto diambil pada 23 Maret 2016. 

TRIBUNNEWS.COM, QUETTA - Seorang ayah dari 35 anak di Pakistan saat ini sedang mencari istri keempat.

Ia bertekad memiliki seluruhnya 100 anak.

Seperti dirilis kantor berita Agence France-Presse, Jumat (3/6/2016), ambisi ayah berusia 46 tahun itu dapat diragukan karena kondisi Pakistan.

Pakistan adalah negara dengan populasi mayoritas Muslim konservatif. Poligami jarang terjadi di negara ini, tapi masih dipraktekkan.

Sardar Jan Mohammad Khilji, nama pria tersebut, yakin bahwa sudah menjadi kewajiban sesuai agama untuknya memiliki anak sebanyak mungkin.

Khilji berikeras, sangat jarang lupa menyebut nama anak-anaknya.

Petugas teknis medis mengatakan, pria itu merawaf afeksi dengan membawa anak-anak dan istrinya ke acara sosial, termasuk pernikahan.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat ini Khilji telah memiliki tiga istri. Mereka semua sangat mendukung tujuan prokreasi dan perkawinan itu sendiri. Mereka semua hidup dalam harmoni bersama.

Namun, Khilji tidak mengizinkan wartawan untuk mewawancarai satu pun dari anggota keluarganya.

Aktivis hak asasi memperingatkan, wanita dan anak-anak paling menderita dalam pernikahan poligami.

Laki-laki Pakistan diizinkan untuk mengambil hingga empat istri sesuai ajaran Islam, meskipun untuk itu mereka harus meminta izin dari istri pertama mereka dan dewan arbitrase.

Penelitian menunjukkan bahwa poligami mengakibatkan "depresi dan putus asa" di antara istri-istri.

Sedangkan anak-anak sering berjuang untuk mengenal ayah mereka, kata Rafia Zakaria, perempuan aktivis hak asasi manusia Pakistan.

Sumber: AFP

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas