Mulai Hari Ini Klub Malam dan Tempat Esek-esek di Jepang Boleh Buka Sampai Pagi
Mulai Kamis (23/6/2016) hari ini, klub malam atau tempat esek-esek di Jepang diperkenankan membuka usahanya sampai pagi.
Editor:
Dewi Agustina
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Mulai Kamis (23/6/2016) hari ini, klub malam atau tempat esek-esek di Jepang diperkenankan membuka usahanya sampai pagi sesuai dengan perubahan UU Hiburan Malam yang diaktifkan mulai hari ini.
Meskipun demikian tetap harus memproses lebih lanjut keinginan tersebut kepada kepolisian Jepang.
"Saat ini sudah ada 70 permohonan diajukan dari berbagai tempat hiburan dan klub malam di Jepang, kami masih meneliti lebih lanjut," ungkap sumber Tribunnews.com di kepolisian Jepang, Kamis (23/6/2016).
Selama ini izin usaha (sesuai perundangan yang ada) membuka klub malam sebenarnya sampai jam 24.00 dan maksimal jam 01.00 pagi sudah tidak boleh ada kegiatan apa pun.
Restoran, klub tempat hiburan malam, dari 44 lokasi dan perfektur sudah mulai mengajukan izin khusus tersebut terutama dari toko-toko yang berlokasi di Tokyo, Osaka, Kyoto dan Fukuoka.
Dari 14 lokasi daerah perfektur, ada 70 izin usaha sedang dipertimbangkan bisa dibuka sampai pagi dan dalam waktu dekat akan dikeluarkan apabila tiap toko tersebut bisa menjaga dan memenuhi persyaratan yang diinginkan kepolisian.
Paling penting, menurut sumber, menjaga klub atau tempat hiburan agar tidak mengganggu lingkungan sekitarnya. Jaga dan perhatikan para tamunya, meskipun mabuk diupayakan bisa tetap tenang dan bisa dikendalikan pihak tempat hiburan.
Seorang artis Jepang bernama Zeebra kemarin dalam diskusi mengenai tempat hiburan malam ini mendukung perubahan izin usaha bisa sampai pagi, sekaligus mengimbau semua orang kalau ada yang tidak legal segera memberitahukan kepada polisi.
"Kalau ada yang mengetahui sebuah tempat tidak legal bisa segera beritahu polisi. Kalau tidak demikian, terjadi yang tidak baik di sana, kita semua yang legal terkena getahnya, bisa jelek pula citranya," kata dia.
Selain itu, keuntungan perubahan izin jam buka ini menurutnya, dengan diizinkan membuka lokasi usaha sampai pagi hari--yang semula mungkin mabuk bahkan bisa mengganggu sekeliling karena harus ke luar dari lokasi hiburan tersebut--bisa tetap berada di dalam lokasi hiburan, dan baru pulang pagi hari setelah mabuknya hilang sehingga tak mengganggu sekelilingnya.
Persyaratan kepolisian juga termasuk pencahayaan lokasi tempat hiburan sedikitnya mencapai tingkat l0 luks, atau pencahayaan terang seperti saat istirahat di dalam gedung bioskop sehingga masih agak terang, tidak boleh lebih gelap dari itu.
Apabila bisa menjaga ketentraman ketertiban dan pencahayaan tersebut, polisi Jepang kemungkinan besar mengabulkan perizinan yang diajukan saat ini.
Baca tanpa iklan