Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
BBC

Setelah Inggris keluar, Uni Eropa tidak harus terpuruk dalam 'depresi'

Menteri Luar Negeri Jerman, Frank-Walter Steinmeier mengatakan Uni Eropa tidak harus jatuh dalam "depresi dan kelumpuhan" setelah Inggris meninggalkan organisasi tersebut.

Tribun X Baca tanpa iklan

Konferensi tingkat tinggi, KTT, pertama pemimpin Uni Eropa, yang tanpa dihadiri Inggris, akan digelar pada Rabu (29/06).

Menteri Luar Negeri Jerman, Frank-Walter Steinmeier mengatakan Uni Eropa tidak harus jatuh dalam "depresi dan lumpuh" setelah Inggris meninggalkan organisasi tersebut.

Dia menyatakan hal itu menjelang pertemuan darurat enam anggota pendiri Uni Eropa di Berlin untuk membahas hasil referendum Inggris, Sabtu (25/06).

Mereka akan mempertimbangkan upaya percepatan proses 'perceraian' Inggris dari Uni Eropa, dan cenderung membahas bagaimana melakukan pencegahan negara lain melakukan hal yang sama.

Keenam negara yang menghadiri pertemuan di Berlin - Jerman, Perancis, Italia, Belgia, Luksemburg dan Belanda -merupakan pendiri UE pada 1950-an dan merupakan anggota inti Uni Eropa.

Rekomendasi Untuk Anda

Konferensi tingkat tinggi, KTT, pertama pemimpin Uni Eropa, yang tanpa dihadiri Inggris, akan digelar pada Rabu (29/06).

'UE Harus jalan terus'

Uni Eropa sebelumnya telah mendesak Inggris untuk segera memulai negosiasi setelah pengunduran dirinya dari UE.

Sementara, Kepala Komisi Eropa Jean-Claude Juncker menekankan "Uni Eropa dengan 27 anggota yang tersisa akan berjalan terus".

Uni Eropa sebelumnya telah mendesak Inggris untuk segera memulai negosiasi setelah pengunduran dirinya dari UE.

Pasar saham dunia anjlok setelah hasil referendum Inggris memastikan mereka harus meninggalkan Uin Eropa. Sekitar 52% warga Inggris mendukungnya yang kemudian membuat nilai mata uang poundsterling turun draktis.

Usai penghitungan hasil referendum, Perdanan Menteri Inggris David Cameron - yang mendukung opsi bertahan dalam Uni Eropa - memilih mundur dari jabatannya dan menyerahkan negosiasi lanjutan kepada penggantinya.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas