Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Masalah Mesin, Penyebab Pesawat Jatuh di Taiwan dan Tewaskan 43 Orang

Pesawat penerbangan GE235 itu jatuh pada Februari 2015 lalu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ruth Vania C
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Masalah Mesin, Penyebab Pesawat Jatuh di Taiwan dan Tewaskan 43 Orang
TVBS Taiwan
Penampakan pesawat TransAsia Airways GE235 yang jatuh menabrak sebuah jalan layang sebelum terjun ke sungai, 4 Februari 2015, Taipei, Taiwan. (TVBS Taiwan) 

TRIBUNNEWS.COM, TAIPEI - Masalah pada mesin menjadi penyebab pesawat TransAsia Airways jatuh di Taiwan dan menewaskan 43 orang.

Pesawat penerbangan GE235 itu jatuh pada Februari 2015 lalu, beberapa menit setelah lepas landas dari Bandara Songshan, Taipei, Taiwan.

Pesawat penerbangan domestik rute Taipei - Kinmen itu oleng dan sempat menabrak sebuah jalan layang, sebelum terjun ke Sungai Keelung.

Menurut hasil investigasi yang dirilis pada Kamis (30/6/2016), penyebab kecelakaan itu adalah satu di antaranya adalah masalah pada mesin pesawat.

"(Kecelakaan itu) disebabkan oleh sejumlah faktor, yang berujung pada kehilangan kendali pada mesin pesawat," demikian isi hasil investigasi itu.

Laporan hasil investigasi menyebutkan bahwa satu di antara beberapa mesin pesawat itu sempat tidak berfungsi tak lama setelah pesawat lepas landas.

Namun, masalah pada mesin itu tidak ditanggapi sesuai prosedur darurat yang seharusnya diimplementasikan untuk situasi demikian.

Rekomendasi Untuk Anda

Itu membuat mesin lainnya gagal berfungsi dan membawa pada jatuhnya pesawat tersebut.

Kesalahan pilot pesawat kemudian juga dijadikan faktor mengapa pesawat itu bisa jatuh.

Sebelumnya, diketahui bahwa pilot pesawat nahas itu sempat mengatakan "Wow, sepertinya saya salah menarik tuas pelontar", sebelum pesawat jatuh.

Sebanyak 15 orang selamat dari insiden tersebut. (ABC News/AFP)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas