Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dianggap Berhala, Arab Saudi Keluarkan Fatwa Haram Pokemon Go

Pokemon dianggap simbol yang "menyimpang agama", "zionisme internasional"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ruth Vania C
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Dianggap Berhala, Arab Saudi Keluarkan Fatwa Haram Pokemon Go
ISTIMEWA

TRIBUNNEWS.COM, RIYADH - Majelis Ulama Arab Saudi telah mengeluarkan fatwa baru yang mengharamkan permainan ponsel Pokemon Go.

Seperti di Indonesia, Pokemon Go sebenarnya belum secara resmi hadir untuk pengguna di negara itu.

Namun, sudah banyak yang mengunduhnya secara ilegal dan membuat banyak warga di negara super konservatif itu ikut berburu Pokemon.

Atas viralnya dan banyaknya pergunjingan soal permainan itu, Majelis Ulama Arab Saudi kemudian mengumumkan soal perbaruan fatwa terkait Pokemon Go.

Sebenarnya fatwa sejenis yang mengharamkan permainan kartu Pokemon telah dikeluarkan sejak 15 tahun lalu, lantaran permainan itu sejenis berjudi.

Namun, fatwa itu diperbarui dalam rangka menjadi viralnya Pokemon Go.

Nama Pokemon Go tak disebutkan secara langsung, hanya dikatakan bahwa jenis permainan augmented reality yang mengharuskan penggunanya mengejar karakter permainan itu adalah haram.

Rekomendasi Untuk Anda

Pokemon dianggap simbol yang "menyimpang agama", "zionisme internasional", bahkan disetarakan seperti berhala.

Menurut para ulama tersebut, aksi mencari-cari karakter Pokemon dianggap sebagai bentuk lain dari penyekutuan terhadap Tuhan. (The Guardian/Reuters)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas