Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mantan Pengacara Yakuza Jepang Kini Menikmati Sisa Hidupnya Sambil Menulis Buku

Menjadi pengacara organisasi mafia Jepang (Yakuza) memang tidak mudah. Bukan hanya berisiko dimusuhi polisi, tapi juga keluarga.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Mantan Pengacara Yakuza Jepang Kini Menikmati Sisa Hidupnya Sambil Menulis Buku
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Mantan Pengacara Yamaguchigumi, Yukio Yamanouchi 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Menjadi pengacara organisasi mafia Jepang (Yakuza) memang tidak mudah. Bukan hanya berisiko dimusuhi polisi, tapi juga keluarga.

"Tidak salah kamu jadi pengacara Yamaguchigumi? Tanya istri pertama saya yang juga pengacara saat itu," kata Yukio Yamanouchi, pengacara top Yamaguchigumi dan Penasehat (Komon) satu-satunya khusus kepada Tribunnews.com, Kamis (21/7/2016).

Meskipun demikian Yamanouchi telah berhenti sebagai pengacara dan Komon Yamaguchigumi sejak akhir tahun lalu karena lisensi sebagai pengacaranya dicabut asosiasi pengacara Jepang setelah kalah di pengadilan tiga tahun lalu.

"Dulu saya sebenarnya bekerja membantu asuransi Sompo Japan untuk bagian klaim kecelakaan. Banyak klaim nakal dari anggota Yakuza diajukan ke pihak asuransi supaya dapat uang banyak. Di situlah saya berkenalan dengan salah satu pimpinan Yamaguchigumi. Terus bergabung menjadi pengacara mereka dan bahkan jadi Komon. Tak pernah ada dan satu-satunya orang yang pernah duduk sebagai Komon di Yamaguchigumi dan pengacara," kata Yamanouchi.

Tapi setelah itu justru dia dimarahi habis-habisan oleh istri pertamanya yang juga pengacara. Mungkin karena kesal itulah akhirnya bercerai.

"Yah kini saya sudah tua sudah 70 tahun, mau santai saja menikmati sisa hidup tenang sambil membuat buku. Yang terbaru buku saya akan keluar bulan Oktober mendatang. Tentu saja pengalaman sebagai pengacara Yamaguchigumi," kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas