Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dukung Serangan ISIS, Pemimpin Baru Boko Haram Janji Tak Akan Serang Masjid

Meski mendukung serangan yang dilakukan ISIS, pemimpin baru Boko Haram berjanji tak akan menyerang masjid.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ruth Vania C
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Dukung Serangan ISIS, Pemimpin Baru Boko Haram Janji Tak Akan Serang Masjid
(Twitter/autocarsnews)
Mantan juru bicara Boko Haram, Abu Musab al-Barnawi, yang telah ditunjuk menjadi pemimpin baru Boko Haram. (Twitter/autocarsnews) 

Laporan Wartawan Tribunnews, Ruth Vania

TRIBUNNEWS.COM, FLORIDA - Meski mendukung serangan yang dilakukan ISIS, pemimpin baru Boko Haram berjanji tak akan menyerang masjid.

ISIS telah menunjuk pemimpin baru untuk cabang kelompoknya di Afrika Barat, Boko Haram.

Mantan juru bicara Boko Haram, Abu Musab al-Barnawi, telah ditunjuk untuk menggantikan pemimpin terdahulu kelompok itu.

Al-Barnawi sempat membentuk kelompok front pembela muslim di Ansaru pada 2013, sebelum akhirnya kelompok itu pecah.

Ansaru berprinsip untuk tidak seperti Boko Haram, yaitu tidak menyerang sesama muslim dan masjid.

Meski demikian, kedua kelompok itu memiliki tujuan yang sama yaitu menegakkan hukum syariat Islam di daerah yang dikuasainya.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, Al-Barnawi kerap kali menunjukkan dukungannya terhadap serangan-serangan yang dilakukan ISIS.

Padahal, kelompok ISIS jelas tak segan menjadikan sesama muslim sampai tempat ibadah suci seperti Masjid Nabawi sebagai target serangannya.

Setelah dijadikan pemimpin baru Boko Haram, Al-Barnawi kemudian berjanji tak akan menyerang masjid atau tempat-tempat yang kerap didatangi warga muslim.

Pergantian pemimpin Boko Haram ini dipandang sebagai bukti adanya indikasi terjadi perpecahan secara internal di dalam Boko Haram.

Sebelum berafiliasi dengan ISIS, kelompok itu sebenarnya sempat berafiliasi dengan Al Qaeda dan perpindahan afiliasi itu tidak sepenuhnya disetujui semua anggota Boko Haram. (IB Times/TIME)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas