Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Jelang Olimpiade 2020, Jepang Uji Coba Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem di Tokyo

Menghadapi cuaca panas ekstrem ini, Kementerian Lingkungan hidup Jepang membuat uji coba guna mengukur suhu udara.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Jelang Olimpiade 2020, Jepang Uji Coba Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem di Tokyo
NHK
Nameki Miya, Kepala Divisi Lingkungan Hidup, Kementerian Lingkungan Hidup Jepang dan alat uji coba di latar belakang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Cuaca panas yang ekstrem di Jepang mengakitkan warga jatuh sakit, pingsan bahkan juga meninggal dunia.

Menghadapi cuaca panas ekstrem ini, terutama menjelang Olimpiade dan Paralympic Jepang tahun 2020, Kementerian Lingkungan hidup Jepang membuat uji coba guna mengukur suhu udara, kelembaban dan cuaca sekelilingnya di sepuluh lokasi yang ada di Tokyo.

Uji coba mulai dilakukan hari ini, Selasa (16/8/2016) sampai dengan 19 Agustus mendatang.

"Aspal jalanan menjadikan panas semakin parah. Bagi orang asing yang tidak terbiasa dengan situasi kondisi ini akan berbahaya terutama saat lari maraton mendatang," kata Nameki Miya, Kepala Divisi Lingkungan kehidupan, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Jepang, Selasa (16/8/2016) yang sedang memasang alat pendeteksi panas dan mencatatkan datanya.

Untuk itulah semua informasi dan data panas suhu udara serta lingkungan khususnya di Tokyo mulai didata saat ini selama tiga hari guna mendapatkan data yang pasti dan upaya antisipasi panas tersebut nantinya di saat Olimpiade 2020.

Saat ini saja di Jepang sudah satu orang meninggal akibat terkena panas dan sekitar 700 orang dirawat di rumah sakit akibat panas yang bisa mencapai sekitar 45 derajat Celcius nantinya seperti dalam sejarah di masa lalu.

Di tiga lokasi dari Kokyogaien yang merupakan situs yang direncanakan untuk olahraga maraton, dijadwalkan akan dipasang alat pendeteksi di samping tujuh lokasi lain di Tokyo termasuk satu di daerah Kasumigaseki Tokyo dekat Kantor Kementerian KLH tersebut dan satu di stadion nasional utama Jepang di Tokyo.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas