Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Ribuan pengungsi 'manusia perahu' diselamatkan di lepas pantai Libya

Sekitar 6.500 pengungsi diselamatkan dari kapal yang tak layak melaut di lepas pantai Libya dalam salah satu operasi terbesar dari jenisnya sampai saat ini, kata penjaga pantai Italia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
pendatang libya

Sekitar 6.500 pengungsi diselamatkan dari kapal yang tak layak melaut di lepas pantai Libya dalam salah satu operasi terbesar dari jenisnya sampai saat ini, kata penjaga pantai Italia.

Sekitar 40 misi penyelamatan terkoordinasi berlangsung sekitar 20 km dari kota Sabratha, Libya.

Rekaman video menunjukkan para migran, yang disebut berasal dari Eritrea dan Somalia, bersorak dan beberapa orang terjun berenang ke arah kapal penyelamat, ada pula yang menggendong bayi di atas kapal.

Sebelumnya, pada hari Minggu (28/8) di kawasan yang sama lebih dari 1.100 migran telah pula diselamatkan.

Ketidakstabilan politik di Libya membuat negara itu jadi jangkar untuk penyelundupan manusia.

Penyelamatan sekitar 6.500 pengungsi ini salah satu operasi terbesar dari jenisnya.

Operasi penyelamatan Senin (29/8) melibatkan sejumlah kapal dari Italia serta lembaga perbatasan Uni Eropa Frontex dan LSM internasional Proactiva Open Arms dan Medecins Sans Frontieres.

Para migran berlayar dengan kapal yang penuh sesak dan tak layak melaut dengan bahan bakar yang cukup untuk mencapai tim penyelamat yang menunggu, AP melaporkan.

Rekomendasi Untuk Anda

Tahun lalu lebih dari satu juta migran - sebagian melarikan diri dari perang saudara di Suriah - tiba di Eropa, memicu krisis di Eropa karena banyak negara kesulitan menampungnya, dan menciptakan perpecahan di Uni Eropa tentang cara menanganinya.

Namun, pendatang dari negara-negara Afrika seperti Eritrea dan Somalia serta Nigeria dan Gambia terus mencoba masuk Italia lewat Libya.

Para migran berlayar dengan kapal yang penuh sesak dan tak layak melaut .

Para pengunsgi kali ini disebut berasal dari Eritea dan Somalia.

Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), sekitar 106.000 orang telah tiba di Italia sejauh tahun ini, dan 2.726 tewas dalam usaha mencapai Eropa.

Disebutkan IOM , di Libya masih ada lebih dari 275.000 migran yang menunggu untuk melakukan perjalanan.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas