Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Endah, Mantan Finalis Putri Banten Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Australia

Dua korban tewas dalam kecelakaan tersebut, yakni sang pilot bernama Peter Lynch dan satu perempuan asal Indonesia, yakni Endah Ari Cakrawati.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Endah, Mantan Finalis Putri Banten Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Australia
Michael Legg/Australia Plus/Facebook
Saat-saat sebuah pesawat ringan jatuh di Sungai Swan, Perth, Australia yang menewaskan dua orang, termasuk seorang perempuan asal Indonesia. Kanan: Endah Ari Cakrawati (30) korban tewas kecelakaan pesawat di Perth, Australia. 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah pesawat ringan mengalami kecelakaan di Swan River, Perth saat perayaan Australia Day, Kamis (26/01/2017).

Dua korban tewas dalam kecelakaan tersebut, yakni sang pilot bernama Peter Lynch dan satu perempuan asal Indonesia, yakni Endah Ari Cakrawati.

Dikutip dari Australia Plus, kepolisian Australia Barat telah mengkonfirmasi dua nama korban tewas tersebut.

"Peter Lynch berusia 52 tahun dan memiliki tiga orang anak, dan korban lainnya adalah Endah Cakrawati, usia 30 tahun asal Indonesia, yang sepengetahuan kami mereka adalah rekan dan pasangannya," ujar Stephen Brown dari Kepolisian Australia saat menggelar jumpa pers.

Endah Ari Cakrawati, bekerja bersama Peter Lynch di salah satu perusahaan tambang batu bara Australia.

Sementara itu, Konsulat Jenderal RI di Perth telah memberitahu pihak keluarga Endah soal kecelakaan ini.

"KJRI sudah menghubungi dan berkomunikasi dengan keluarganya di Indonesia," ujar Ade Padmo Sarwono, Konjen RI di Perth.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kita juga akan terus berkomunikasi dengan polisi untuk memperoleh akses ke kamar jenazah, yang rencananya dilakukan hari ini," katanya saat dihubungi Erwin Renaldi dari ABC Australia Plus.

Ade menjelaskan bantuan yang akan diberikan oleh KJRI saat ada warga Indonesia yang meninggal di Australia adalah mengupayakan agar keluarga korban bisa datang ke Australia dan menemui otoritas atau pihak kepolisian.

"Kita akan membantu prose pengajuan visa bagi keluarga untuk datang ke Perth atau memfasilitasi untuk bertemu otoritas. Untuk selanjutnya soal jenazah, itu tergantung pihak keluarga untuk dibawa ke Indonesia atau tidak," tambahnya.

Endah diketahui bekerja dengan Peter sebagai manajer investor dan public relations di Cokal, perusahaan batu bara asal Australia yang beroperasi di Indonesia, Tanzania, dan Mozambik.

Sebelumnya, ia juga pernah menjadi model dan MC di Indonesia. Karirnya di dunia hiburan dimulai saat ia menyabet gelar runner-up I Putri Banten 2008.

Dari profil LinkedIn-nya disebutkan jika Endah adalah lulusan S-2 Magister Manajemen di Universitas Indonusa Esa Unggul.

Sementara itu Peter Lynch, yang menjadi pilot dalam pesawat tersebut, dikenal sebagai anggota komunitas penerbangan yang sangat disukai.

Penghormatan telah diberikan kepada Peter, yang pernah menjadi komunitas penggemar dunia penerbangan, The Great Eastern Fly-In.

Peter sebelumnya membuka sebuat museum penerbangan di Evans Head, kawasan pantai sebelah utara negara bagian New South Wales. Disini juga dibuat semacam taman penerbangan.

Halden Boyd mengatakan komunitas akan sangat terpukul karena berita duka ini.

"Ia sangat senang dunia penerbangan, semua orang yang kenal diri Peter sangat menyukai dirinya. Orangnya tulus," kata Halden.

"Kita sangat kaget, ia orang yang baik, dan memiliki visi." Gai Taylor, temannya yang lain, mengatakan Peter memiliki semangat tinggi untuk terbang.

"Kita sangat sangat terkejut, saya benar-benar terpukul," katanya.

"Ia sangat mencintai terbang."

Peter adalah konsultan pertambangan dengan bisnis di Indonesia. Ia baru saja pindah ke Australia Barat dari Queensland enam bulan yang lalu.

Dia telah banyak terlibat dalam pembangunan sebuah taman penerbangan di Evans Head, di mana orang bisa tinggal disana dan menyimpan pesawat mereka. Ia juga telah menyediakan lahan untuk pembangunan sebuah museum baru di kawasan tersebut.

Beberapa tahun sebelumnya, ia memoles hangar Bellman, bekas Perang Dunia II Bellman di Evans Head, yang kini menjadi museum.
Peter meninggalkan tiga anak-anaknya.

Kecelakaan maut ini telah membatalkan acara kembang api tahunan di perayaan Australia Day. Sebelumnya panitia memperkirakan jumlah yang hadir akan mencapai 300.000 orang.

Jumat pagi (27/01), polisi telah mengambil tangki bahan bakar pesawat itu dari sungai, tapi terus menjaga tempat kejadian masih ditutup untuk terus menyisir puing-puing pesawat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas