Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rusia dan India Kembangkan Rudal Jelajah yang Bisa Dilepaskan dari Pesawat Tempur

Nama rudal diambil dari nama dua sungai, yakni sungai Brahmaputra di India dan sungai Moscow di Rusia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Rusia dan India Kembangkan Rudal Jelajah yang Bisa Dilepaskan dari Pesawat Tempur
net
Rudal Brahmos 

TRIBUNNEWS.COM, NEW DELHI - Rusia dan India mengembangkan rudal jelajah ringan BrahMos untuk pesawat jet tempur generasi kelima T-50 PAK FA (Prospective Airborne Complex of Frontline Aviation).

Rudal jelajah tersebut juga kompatibel dipasangkan pada peluncur torpedo kapal selam.

“Kami sedang bekerja untuk rudal versi ringan. Rudal harus sesuai dengan ukuran tabung torpedo dan hampir 1,5 kali lebih kecil dengan beratnya. Rudal tersebut akan memungkinkan untuk dipasang rudal udara kami pada berbagai pesawat,” jelas CEO dan General Designer of the Machine-Building R&D Consortium, Alexander Leonov, Jum’at (27/1/2017), seperti dikutip Kantor Berita TASS.

 Tentu, tambah Leonov, kami akan mengembangkannya, pertama-tama untuk pesawat generasi kelima.

“Namun memungkinkan untuk dipasang pada pesawat tempur MiG-35, meskipun kami belum menjalankan pengembangan tersebut,” pungkasnya.

Rudal jelajah supersonic BrahMos merupakan produk dari Russia’s Machine-Building Research and Development Consortium dan India’s Defense Research and Development Organization, yang mengatur usaha patungan BrahMos Aerospace pada 1998.

Nama rudal diambil dari nama dua sungai, yakni sungai Brahmaputra di India dan sungai Moscow di Rusia.

Rekomendasi Untuk Anda

Rudal telah memiliki jangkauan 290 kilometer dan membawa hulu ledak dengan berat dari 200 hingga 300 kilogram.

Sumber: Angkasa
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas