Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Setahun 6 Kali, Dokter Jepang Memperkosa Wanita Beramai-ramai

Karakter mereka adalah menyebar undangan kepada wanita akan dibuat pesta barbeque ekslusif serta minum-minum gratis.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Setahun 6 Kali, Dokter Jepang Memperkosa Wanita Beramai-ramai
Kepolisian Jepang
Dokter Takashi Kaminishi (31), kiri, Dokter Yoshiharu Matsuoka (31) dan di paling kanan pelajar universitas kedokteran Toho, Ryusuke Kajihara (25) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Dalam setahun sudah keenam kalinya ditangkap dua orang dokter dan satu calon dokter memperkosa beramai-ramai wanita Jepang di apartemennya.

Kali ini di apartemen mereka di daerah Otaku Tokyo.

"Polisi tanggal 16 Februari lalu telah menangkap ketiga orang tersebut dengan tuduhan pemerkosaan beramai-ramai wanita di apartemennya di Otaku Tokyo," papar sumber Tribunnews.com Senin ini (20/2/2017).

Tiga tersangka yaitu Dokter Takashi Kaminishi (31), dari Rumah Sakit Fuinabashi Chuo, Dokter Yoshiharu Matsuoka (31) dari Rumah Sakit Universitas Medis Jikei dan pelajar universitas Toho, calon dokter, Ryusuke Kajihara (25).

Menurut para saksi, apartemen yang dimiliki tersangka tidak wajar, antara lain adanya lampu kristal di ruang tengahnya, kamar mandi yang dengan pintu yang tak bisa dibuka lagi, perabot rumah tangga luks yang tak dibutuhkan sehari-hari.

Di masa lalu 30 April 2016 mereka memperkosa wanita usia belasan tahun.

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah dibuat mabuk lalu diperkosa ramai-ramai.

Karakter mereka adalah menyebar undangan kepada wanita akan dibuat pesta barbeque ekslusif serta minum-minum gratis.

Serta permainan batch-game, yang kalah harus telanjang.

"Modus operandi sejak tahun lalu memang untuk memperkosa ramai-ramai wanita yang ikut hadir pada pesta tersebut," papar sumber itu lagi.

Kejadian berulang kembali dan Oktober 2016 untuk kelima kali mereka ditangkap lagi untuk kasus April sampai dengan Oktober 2016.

Sedikitnya mereka telah memperkosa tujuh wanita baik di Tokyo, Kanagawa maupun di Saitama.

Selain diperkosa, salah seorang tersangka juga melakukan pengambilan gambar video atas peristiwa pemerkosaan tersebut. Kali ini Matsuoka kedua kali ditangkap polisi.

"Polisi masih terus memproses berbagai pemerkosaan tersebut dan kasus akan segera diajukan ke pengadilan. Perbuatan tersebut diperkirakan akan berulang lagi di masa depan. Olehkarena itu hukuman berat semestinya nanti diterapkan pada ketiga pelaku tersebut," lanjut sumber itu lagi.

Kepala Rumah sakit Chiba Chuo dan Rumah Sakit Universitas Medis Jikei telah menyampaikan rasa maaf sedalamnya kepada para korban atas kelakuan yang dibuat para dokter tersebut, "Jelas sangat dilarang, memalukan dan kami minta maaf sedalamnya atas kejadian tersebut," tulis permintaan maaf para Kepala Rumah Sakit tersebut di situsnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas