Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Perbaiki Pemakaman Yahudi, Muslim AS Kumpulkan Rp 1 Miliar

Sekitar 170 nisan di pemakaman berusia satu abad, Chesed Shel Emeth Society, telah menjadi korban vandalisme akhir pekan lalu

Perbaiki Pemakaman Yahudi, Muslim AS Kumpulkan Rp 1 Miliar
CNN
Sebanyak 100 batu nisan di pemakaman Yahudi Chesed Shel Emeth di Missouri dirusak orang-orang tak bertanggung jawab. 

TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Komunitas Muslim Amerika Serikat berhasil menggalang dana lebih dari 78.000 dollar AS atau lebih dari Rp 1 miliar untuk membantu perbaikan pemakaman Yahudi di St Louis, Missouri.

Pengumpulan dana digulirkan di tengah sejumlah serangan dan ancaman yang diterima lembaga-lembaga Yahudi, seperti dilaporkan Reuters.

Sekitar 170 nisan di pemakaman berusia satu abad, Chesed Shel Emeth Society, telah menjadi korban vandalisme akhir pekan lalu, kata staf kantor pemakaman.

Beberapa kelompok Yahudi menggambarkan aksi vandalisme dan ancaman itu sebagai bukti baru bahwa kelompok-kelompok antisemitisme telah semakin berani dengan terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS.

Tahun lalu, ketika Trump berkampanye berhasil menarik dukungan dari kalangan nasionalis kulit putih dan kelompok-kelompok sayap kanan kendati ia menyangkalnya.

"Muslim AS menyatakan solidaritas kepada masyarakat Yahudi di AS dalam mengecam aksi penodaan yang mengerikan ini," kata para penggalang dana di laman mereka.

Hingga Rabu (22/2/2017) sore waktu setempat atau Kamis (23/2/2017), dana yang terkumpul dari lebih dari 2.700 orang telah mencapai 78.546 dollar AS.

Pusat-pusat kegiatan komunitas Yahudi di seluruh AS telah melaporkan soal peningkatan ancaman bom, yang semuanya ternyata ancaman bohong.

Pada Rabu siang, salah satu kelompok terkemuka penyokong Yahudi, Anti-Defamation League, mengatakan kantor pusat nasionalnya di New York menerima ancaman bom namun tak lama kemudian menyatakan sudah aman.

Penggalangan dana diluncurkan oleh Linda Sarsour, seorang pegiat politik liberal, dan Tarek El-Messide, direktur pendiri Celebrate Mercy.

Celebrate Mercy adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat yang mengajari masyarakat tentang Muhammad, pendiri Islam.

Pada Selasa malam, Sarsour mengumumkan di Twitter bahwa ia sedang menggalang dana "sebagai solidaritas dengan saudara-saudara Yahudi kita."

Staf kantor pemakaman Yahudi itu hingga Selasa masih menghitung jumlah biaya yang diperlukan untuk memperbaiki nisan-nisan yang rusak.

Pihak penyelenggara penggalangan dana mengatakan mereka akan menyumbangkan sisa dana yang terkumpul untuk memperbaiki "pusat-pusat kegiatan Yahudi lainnya yang dirusak."(Pascal S Bin Saju)

Editor: Sanusi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas