Tribun

Terapi Sentuhan Tangan Maki Abe dari Jepang Dapat Stabilkan Emosi Seseorang

Cara penyembuhan terapi yang dilakukan mirip dengan metode terapi tangan yang dilakukan di Swedia.

Editor: Dewi Agustina
Terapi Sentuhan Tangan Maki Abe dari Jepang Dapat Stabilkan Emosi Seseorang
Koresponden Tribunnews/Richard Susilo
Maki Abe CEO Client Partners Japan sedang bekerja di kantornya di Tokyo Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Warga Jepang kini banyak yang merasa kesepian. Apalagi jumlah orang Jepang jauh berkurang dan semakin banyak lansia. Namun kesepian hati ternyata dapat diterapi dengan sentuhan tangan wanita cantik Jepang.

"Kita mulai usaha dari tahun 2014 dan kini syukurlah semakin banyak tamu yang datang," kata Maki Abe, CEO Client Partners Ltd kepada Tribunnews.com, Kamis (16/3/2017).

Cara penyembuhan terapi yang dilakukan mirip dengan metode terapi tangan yang dilakukan di Swedia.

"Kita sentuh tangan pasien, berusaha meningkatkan kedekatan dan kepercayaan. Dengan demikian kita bisa menstabilkan emosinya dan meningkatkan konsentrasi kerja dan kegiatan kehidupannya, sambil melakukan komunikasi yang santai dengan pasien," jelasnya.

Cara terapi yang dilakukannya membuat tamunya semakin optimis dan semakin ambisius berenergi positif dalam kegiatannya lebih lanjut.

"Kita tak pakai bahan kimia atau obat apa pun. Mungkin sedikit minyak untuk mengelus tangan pasien sambil mengajaknya bicara," kata Abe.

Pijatan yang dilakukan sebenarnya bukan pijatan tekanan seperti memijat biasanya, tetapi yang dilakukan berupa terapi sentuhan Oxytocin dan Serotonin.

Oxytocin adalah hormon yang menggerakkan rasa kebahagiaan, senang, rileks, cinta, dan kepercayaan.

Sedangkan Serotonin adalah hormon yang menggerakkan kestabilan emosi dan menjadikan tenang (kalem) seseorang.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas