Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Manajer Google yang Cantik dan Baik Hati Itu Diperkosa Lalu Dibunuh, Ini Pelakunya

Wanita 27 tahun itu ditemukan di semak-semak sebuah taman dalam keadaan telanjang dan sudah tak bernyawa.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Manajer Google yang Cantik dan Baik Hati Itu Diperkosa Lalu Dibunuh, Ini Pelakunya
Cosmopolitan
Selain cantik dan murah senyum, Vanessa Marcotte sangat baik hati. 

TRIBUNNEWS.COM, AS - Masih banyak yang terpukul dan sedih atas kasus yang menimpa Vanessa Marcotte.

Wanita cantik dan baik serta santun itu sudah lama bekerja sebagai manajer akuntansi Google.

Dia bekerja di perusahaan search engine nomor satu dunia itu di Massachusetts, Amerika Serikat.

Namun, nasib naas menimpanya pada 7 Agustus 2016 lalu, saat dia berlibur di Worcester County.

Vanessa Marcotte semasa hidupnya.
Vanessa Marcotte semasa hidupnya. ()

Hanya beberapa saat sebelum kembali ke Massachusetts, ia jogging. Petaka menimpa, dia diperkosa dan dibunuh.

Wanita 27 tahun itu ditemukan di semak-semak sebuah taman dalam keadaan telanjang dan sudah tak bernyawa.

Pelakunya langsung kabur dan polisi sempat kesulitan mencari jejaknya.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, setelah 8 bulan berlalu, polisi akhirnya bisa menangkap orang yang kuat dicurigai sebagai pelakunya.

Dia adalah Angel Colon-Ortiz.

Di semak-semak ini polisi menemukan jenazah Vanessa Marcotte sudah dalam keadaan telanjang.
Di semak-semak ini polisi menemukan jenazah Vanessa Marcotte sudah dalam keadaan telanjang. ()

Polisi hanya memiliki bukti bahwa Vanessa sempat mencakar pelaku pemerkosa dan pembunuhnya.

Dari kukunya, polisi menyimpan darah dan kulit pelaku yang dicakar Vanessa.

Setelah dianalisis DNA-nya, akhirnya polisi tahu siapa pemilik darah dan kulit di kuku Vanessa itu.

Tepat pada hari Paskah, Jumat (14/4/2017), polisi menangkap sang pelaku.

Colon-Ortiz berumur 31 tahun tak memberi perlawanan berarti saat ditangkap polisi.

Pengacara wilayah Worcester County, Joseph Early Jr kepada wartawan mengatakan, "Kami menangkapnya. Ini perjuangan yang panjang."

Colon-Ortiz ditangkap berdasarkan indikasi lemah. Namun, setelah penangkapan itu poolisi bisa menganalisis DNA dia. Dan, ternyata cocok dengan DNA pada darah dan kulit hasil cakaran Vanessa.

"Kami sangat yakin telah menangkap pembunuh Vanessa," tegas Early kepada Fox News.

Menurut polisi, Vanessa dibunuh antara pukul 13.00 sampai 15.00 waktu setempat pada 7 Agustus 2016.

Padahal, saat itu dia akan segera terbang ke Massachusetts untuk kembali bekerja.

Dalam pernyataannya, Google mengatakan, "Vanessa Marcotte adalah anggota tim Google yang sangat dicintai teman-temannya. Dia sempat bertugas di New York selama 1,5 tahun. Dia terkenal dengan senyuman manis, semangat, mencintai olahraga, dan pernah menjadi sukarelawan kegiatan olahraga di Boston."

Sumber: Grid.ID
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas