Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PM Jepang Protes Keras Peluncuran Rudal Korea Utara Pagi Ini

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe memprotes peluncuran rudal Korea Utara (Korut) dari Barat Laut Kota Pyeongan (Heian) Korut pagi ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in PM Jepang Protes Keras Peluncuran Rudal Korea Utara Pagi Ini
NHK
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di Kantor PM Jepang, Minggu (14/5/2017) pagi di hadapan para wartawan. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe memprotes peluncuran rudal Korea Utara (Korut) dari Barat Laut Kota Pyeongan (Heian) Korut pagi ini.

Dewan Keamanan Nasional (NSC) langsung rapat, Minggu (14/5/2017) dipimpin langsung Shinzo Abe.

"Kami akan monitor dan kerja sama dengan pihak Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan mengenai hal ini. Jelas kami protes peluncuran rudal tersebut," kata Abe kepada wartawan.

Disamping peringatan keras dari komunitas internasional termasuk dari pelanggaran ketentuan Dewan keamanan PBB, Korut tetap saja meluncurkan rudalnya hingga kini.

Selama satu tahun terakhir ini sudah hampir 40 kali peluncuran rudal dilakukan Korut.

Baca: Jasad Mirip Dosen ITB yang Hilang Ditemukan di Sekitar Waduk Cirata

Rekomendasi Untuk Anda

"Jepang memprotes keras peluncuran rudal ini disamping tantangan sangat serius bagi keamanan negara Jepang dan pelanggaran nyata atas Konvensi Dewan keamanan PBB. Kita protes," kata dia.

Provokasi lebih lanjut akan dikoordinasikan dengan pihak AS dan Korea Selatan serta menjaga mengelola dengan baik sistem J-Alert Jepang yang akan melakukan segala tindakan cepat dan tegas di masa depan.

Kali ini sistem J-Alert tidak berbunyi dan pihak kementerian pertahanan mengerahkan pasukan Aegisnya untuk memonitor langsung kejadian di semenanjung Korea tersebut.

"Berbagai informasi akan kami kumpulkan dianalisa lebih lanjut, sekaligus pemeriksaan berbagai pesawat, keamanan mereka baik di laut maupun di udara. Sekaligus menyiapkan segera segala kemungkinan dengan koordinasi berbagai kementerian di Jepang," kata dia.

Berbagai langkah dan kemungkinan didiskusikan Abe bersama tim khusus dan para pejabat tinggi pertahanan Jepang di Kantor PM Jepang pagi ini yang dimulai pukul 06.45 waktu Jepang untuk mengambil langkah-langkah selanjutnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas