Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Menteri Perindustrian Cari Tambahan Investasi Industri ke Jepang

Menteri Perindustrian RI, Ir Airlangga Hartarto, MBA, MMT mencari tambahan investasi untuk industri di Indonesia.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Menteri Perindustrian Cari Tambahan Investasi Industri ke Jepang
Koresponden Tribunnews/Richard Susilo
Menteri Perindustrian Ir. Airlangga Hartarto, MBA, MMT 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Menteri Perindustrian RI, Ir Airlangga Hartarto, MBA, MMT mencari tambahan investasi untuk industri di Indonesia.

"Kemarin ketemu dengan Ketua Jetro dan juga perusahaan dagang besar Sojitsu Corporation. Kita ajak mereka supaya membantu Indonesia meningkatkan investasinya di Indonesia," kata Menteri Airlangga kepada Tribunnews.com, Sabtu (8/7/2017) pagi.

Upaya Kementerian Perindustrian Indonesia cukup aktif mendekati berbagai pengusaha Jepang untuk meminta Jepang semakin banyak investasi di Indonesia.

"Kita sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan berbagai pengusaha Jepang agar mereka mau investasi dan lebih banyak lagi investasi di Indonesia karena negara kita sangat potensial sekali bagi pasar dan bisnis mereka tentunya," kata Airlangga.

Selain kunjungan ke beberapa pengusaha Jepang, Menteri Airlangga juga pagi ini melihat langsung bisnis ikan di pasar ikan Tsukiji yang sangat terkenal di dunia itu diantar langsung oleh Dubes Indonesia untuk Jepang, Ir Arifin Tasrif.

Bisnis dan industri perikanan Jepang omzetnya sangat besar dan bisa menjadi contoh bagi Indonesia negara kepulauan mengembangkan bisnis dan industri serupa dengan yang ada di Tsukiji Tokyo ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Tiap hari transaksi ikan di Tsukiji mencapai 2.167 ton perikanan dengan putaran uang omset per hari sekitar 1,77 miliar yen hanya di Tsukiji.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas