Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Jepang Peringatkan Warganya Ada Anjing Gila Hitam Berkeliaran Bebas

Anjing itu dengan panjang sekitar 150 cm yang langsung kabur menuju gunung setelah melihat polisi datang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Polisi Jepang Peringatkan Warganya Ada Anjing Gila Hitam Berkeliaran Bebas
Kepolisian Jepang
Seekor anjing gila hitam sejenis Shephard memakan rusa di Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Di kota Uji Kyoto penampakan seekor anjing besar hitam diperkirakan semacam jenis Shepherd telah memakan seekor rusa yang bebas berkeliaran keduanya.

Polisi Jepang memberikan peringatan kepada warga setempat.

"Beberapa kali kami telah mendengar laporan warga adanya penyerangan anjing gila hitam yang besar terhadap rusa. Ini harus hati-hati sekali dan kita melakukan pemberitahuan luas kepada warga setempat," papar sumber Tribunnews.com seorang anggota kepolisian Jepang.

Tanggal 24 Juni lalu seorang penduduk kota Uji melihat perkelahian dan akhirnya anjing hitam menyantap rusa di Shirakawa Ueda, Uji perfektur Kyoto. Hal itu dilaporkan segera kepada pihak kepolisian terdekat.

Anjing itu dengan panjang sekitar 150 cm yang langsung kabur menuju gunung setelah melihat polisi datang.

Dua kali kasus pemakanan rusa ditemui penduduk dan anjing lalu kabur kembali ke dalam hutan.

Rekomendasi Untuk Anda

Polisi segera menyebarluaskan kabar ini kepada penduduk di sekitarnya agar berhati-hati melihat anjing hitam besar yang berkeliaran bebas saat ini.

Moriko Fukushimu, yang menyaksikan anjing itu dari jendela rumahnya Senin lalu menyatakan ketakutannya.

"Saya takut banget melihat anjing itu cukup besar dan dengan mudah menangkap rusa, lalu berjalan juga seenaknya di jalan raya. tak membayangkan kalau sampai menyerang manusia nantinya."

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas