Penembakan di Kedutaan Israel, seorang tewas
Seorang pria asal Yordania tewas dalam insiden penembakan di Kedutaan Israel yang terletak di ibu kota Yordania, Amman.
Seorang pria asal Yordania tewas dalam insiden penembakan di Kedutaan Israel yang terletak di ibu kota Yordania, Amman.
Penembakan juga telah membuat seorang warga Israel dan seorang warga Yordania lainnya mengalami luka-luka.
Ketiga orang itu sempat dibawa ke rumah sakit, namun salah satu warga Yordania yang mengalami luka tembak tidak tertolong.
- Detektor logam di situs suci Yerusalem 'dapat disingkirkan'
- Indonesia kutuk tindakan Israel dalam kericuhan di Jerusalem
- Israel perketat akses ke Masjid Al Aqsa, warga Palestina salat Jumat di jalan
Kepolisian setempat mengatakan kedua warga Yordania tersebut bekerja untuk sebuah perusahaan mebel dan memasuki kompleks kedutaan sebelum penembakan berlangsung. Menurut kepolisian, investigasi kini sedang berlangsung dalam "fase awal".
Belum diketahui rincian kejadian dan apa yang memicu penembakan. Pejabat Israel tidak berkomentar dan menerapkan larangan peliputan di dalam kedutaan.
Aparat keamanan telah menutup kedutaan dan para staf sudah dievakuasi. Kantor kedutaan itu terletak di Rabiyeh, kawasan elite Kota Amman.
Perseteruan di tempat suci
Pada Jumat (21/07), ribuan warga Yordania di Kota Amman melancarkan protes terhadap Israel atas pemasangan detektor logam di kompleks Haram al-Sharif. Tempat suci bagi umat Muslim dan Yahudi di Jerusalem Timur tersebut menampung Masjid Al-Aqsa.
Yordania, yang menduduki Jerusalem Timur pada 1949 hingga 1967, adalah pengurus kompleks suci itu.