Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pencetus Alat Musik Propanota Ingin Sekali ke Indonesia

Sugai mendengar dan membaca dari banyak sumber Indonesia dengan penduduk 240 juta

Pencetus Alat Musik Propanota Ingin Sekali ke Indonesia
Richard Susilo
Hajime Sugai (47) kelahiran Yachiyoshi Chiba Jepang pencetus Propanota 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pencetus dan pembuat alat musik pertama di dunia Propanota dari tabung gas, Hajime Sugai (47) ingin sekali ke Indonesia karena bunyi alat musik tersebut mirip sekali dengan gamelan dari Jawa.

"Saya belum pernah ke Indonesia dan ingin sekali dalam waktu mendatang ke Indonesia terutama melihat tempat pembuat musik gamelan di Indonesia, mungkin Jawa Tengah ya," papar Sugai khusus kepada Tribunnews.com sore ini (5/9/2017).

Sugai mendengar dan membaca dari banyak sumber Indonesia dengan penduduk 240 juta jiwa kini memiliki ekonomi yang sangat aktif bergerak dan memiliki potensi bisnis yang besar bagi investor asing.

"Penduduk banyak sekali, potensi ekonomi bagus sekali untuk bisnis, jadi saya tertarik sekali ke Indonesia, lihat dulu seperti apa negara tersbeut baru pertimbangkan untuk buka bisnis di Indonesia atau tidak, karena saya belum pernah ke Indonesia tak bisa membayangkan seperti apa Indonesia ya saat ini," ungkapnya lagi.

Namun dari yang didengarnya dari tempatnya dia bekerja di masa lalu, Indonesia negara yang snagat indah dan potensi berbisnis dengan baik, Sugai mengakui sangat tertarik sekali berbisnis ke Indonesia atau melakukan usaha di Indonesia.

Kalau ke Indonesia, tambahnya, pertama ingin melihat gamelan, kalau perlu memainkan dan mendengarkan bunyinya langsung dari gamelan mungkin di Jawa Tengah, harapnya lebih lanjut.

Upayanya sebagai pencetus dan pembuat alat musik Propanota Jepang ini memang belum banyak yang mengenalnya, tetapi tampaknya punya potensi besar untuk bisnis masa depan.

Pesanan yang diterimanya kini semakin banyak sehingga semakin sibuk juga kini menghadapi berbagai pesanan yang datang dari internet tempat jualannya saat ini.

Harganya berkitar 14.000 yen hingga 36.000 yen sebagai alat musik yang nyaring berbunyi indah seperti gamelan, bisa dicolok ke amplifier menjadi sebuah band bila digabung dengan artis musisi lainnya.

Tahun 2015 di bulan April memang pernah tampil satu grup di kuil Aoto Tokyo menggunakan alat musik Propanota ini ternyata mendapat sambutan meriah dari para pengunjungnya.

"Mungkin nantinya saya akan bentuk band, kumpulkan para musisi dan sekarang sudah satu musisi saya dapatkan dan bersedia kolaborasi membentuk band dengan alat musik Propanota ini. Menarik mungkin nantinya kalau terbentuk ya," paparnya berharap untuk masa depannya.

Saat ini promosinya mengenai Propanota masih sebatas lewat internet dan media sosial. Dalam waktu mendatang mungkin dalam bentuk penampilan band dan rekaman musik yang dibuat dengan menggunakan alat musik Propanota.

Ikuti kami di
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas